Hebei Bishi Steel Segera Bangun Pabrik Baja di Kendal Jateng

Oleh : Herry Barus | Jumat, 21 Juni 2019 - 13:00 WIB

Industri Besi dan Baja (Ist)
Industri Besi dan Baja (Ist)

INDUSTRY.co.id - Beijing - Perusahaan asal Tiongkok  yang hendak membangun pabrik baja di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, dengan nilai investasi 2,54 miliar dolar AS merupakan yang terbesar di Asia.

"Pabrik itu rencananya yang terbesar di Asia karena mampu menyerap 6.000 hingga 10.000 tenaga kerja," kata Bupati Kendal Mirna Annisa kepada Antara di Beijing, Rabu (19/6/2019)

Ia mendapat jaminan dari pihak Hebei Bishi Steel Group yang akan memprioritaskan warga sekitar lokasi pabrik baja di Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, sebagai tenaga kerja.

"Rencana beroperasi 2019 atau paling tidak 2020," kata perempuan berusia 37 tahun berlatar belakang dokter itu.

Dalam menginvestasikan dananya di Kendal, perusahaan yang berkedudukan di Tangshan, Provinsi Hebei, itu menggandeng mitranya di Indonesia, PT Seafer Kawasan Industri, yang telah menyediakan lahan seluas 700 hektare di Kecamatan Patebon.

Untuk tahap pertama akan dibangun pabrik baja berkapasitas tiga juta ton, batu bara panas (coking coal) berkapasitas 2,4 juta ton, pembangkit listrik berkapasitas 270 MW, dan fasilitas pendukung dermaga dengan kapasitas 100 DWT.

"Yang tahap kedua nanti akan dibangun infrastruktur penunjang, seperti pelabuhan dan jalan sehingga kalau dijumlahkan secara keseluruhan nilai investasinya mencapai Rp42 triliun," ujar Bupati.

Menurut dia, Hebei Bishi Steel Group akan membangun pelabuhan tersendiri dan berbeda dengan pelabuhan yang akan dibangun oleh PT Pelindo bersama mitranya dari Singapura dan Tiogkok di Kendal.

Penandatanganan keja sama antara Hebei Bishi Steel Group dan PT Seafer Kawasan Indsutri dilakukan di Beidahe, Provinsi Hebei, Senin (23/6/2019), dengan disaksikan Duta Besar RI untuk Tiongkok  Djauhari Oratmangun, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, dan Bupati Mirna.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jateng, Prasetyo Aribowo, mengatakan bahwa perusahaan tersebut secara otomatis mendapatkan insentif berupa pembebasan pajak penghasilan untuk kategori badan usaha.

"Sesuai PP 24/2018, industri strategis, seperti baja, dengan nilai investasi sebesar itu secara otomatis mendapatkan tax holiday selama 20 tahun," ujarnya.

Masuknya investasi dari Hebei Bishi Steel Group itu, lanjut dia, mendongkrak nilai investasi asing asal Tiongkok di Jateng.

Sebelumnya investasi Tiongkok di Jateng baru mencapai 85 juta dolar AS atau satu persen dari seluruh investasi asing.

Tiongkok juga menduduki peringkat kedelapan negara yang melakukan investasi di Jateng. Jepang, Korea Selatan, Singapura, Inggris, dan Malaysia merupakan negara terbesar yang berinvestasi di Jateng.

"Dengan masuknya Bishi ini, maka investasi Tiongkok di Jateng kini sudah mencapai 15 persen," kata Prasetyo yang turut mendampingi Wagub Jateng dalam kunjungan kerja ke  Tiongkok itu.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Investor pemula ke IPCC

Minggu, 18 Agustus 2019 - 06:10 WIB

IPCC Nikmati Peningkatan Ekspor Kendaraan CBU

Jakarta - Belum pulihnya kondisi ekonomi global akibat dari imbas perang dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok tak menyurutkan semangat PT Indonesia Terminal Tbk (IPCC) untuk meningkatkan…

Ki Manteb Soedharsono (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 18 Agustus 2019 - 06:02 WIB

Ki Manteb Soedarsono Tampil Pada Perayaan HUT Ke-44 SENAWANGI

Dalam rangka ulang tahun ke 44 Sena Wangi Menggelar Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk dengan menghadirkan dalang kondang Ki Manteb Soedharsono dengan menyuguhkan lakon Sri Sadana. Updi Gedung…

Wimboh Santoso, Ketua Dewan Komisioner OJK saat upacara HUT RI ke 74

Minggu, 18 Agustus 2019 - 05:40 WIB

HUT RI ke 74, OJK Tekankan SDM Unggul, Indonesia Maju

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah melaksanakan upacara peringatan HUT RI ke 74 kemarin. Tema peringatan hari Kemerdekaan tahun ini yaitu “SDM UNGGUL INDONESIA MAJU”.

Seni Wayang Harus Mampu Menjangkau Kaum Milenial

Minggu, 18 Agustus 2019 - 04:15 WIB

Seni Wayang Harus Mampu Menjangkau Kaum Milenial

Wayang, sebagai warisan seni budaya yang sudah diakui oleh dunia, harus terus dijaga kelestariannya. Untuk itu wayang harus bisa menjangkau kaum milenial yang saat ini tumbuh dalam dunia yang…

Buku Orang Lumpuh Naik Haji karya Mulyanto Utomo

Minggu, 18 Agustus 2019 - 04:05 WIB

Buku Orang Lumpuh Naik Haji karya Mulyanto Utomo

Penerbit Smart Media menyelenggarakan acara Launching dan Bedah Buku terbaru karya Mulyanto Utomo berjudul ‘Orang Lumpuh Naik Haji’, di Rumah Makan Taman Sari, Jalan Adi Sucipto, Colomadu,…