Mentan Amran Semangati Saudagar Bugis Makassar

Oleh : Wiyanto | Senin, 17 Juni 2019 - 08:49 WIB

Mentan Amran Sulaiman
Mentan Amran Sulaiman

INDUSTRY.co.id

Makassar - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran mengajak dan menyemangati masyarakat Sulawesi Selatan agar menggoncang dunia lewat Saudagar Bugis Makassar. Hal ini menurutnya optimis dapat diwujudkan karena masyarakat Bugis Makassar memegang filsafah hidup yang disebut Toddupuli (Komitmen) dan Yakin. Terbukti, banyak masyarakat Bugis Makassar yang sukses di mana-mana, tingkat nasional hingga internasional.

"Jangan banyak diskusi, mari kita goncang dunia lewat Saudagar Bugis Makassar," demikian kata Amran saat memberikan materi pada Pertemuan KKSS Bugis Makassar yang dihelat di Makassar, Minggu (16/6).

Berangkat dari ini, Amran menegaskan berbagai capaian sektor pertanian saat ini, modalnya adalah berpijak pada filsafah Bugis yakni "Toddopuli". Filsafah Bugis satunya adalah Yakin.

"Jack Ma, konglomerat nomor 10 dunia saat ini, itu sebenarnya filsafah hidupnya sama dengan Bugis. Apa itu? Adalah Yakin. Kalau mau sukses harus yakin. Yakin itu ada tiga tingkatanya, ada ilmu yakin, ainul yakin dan hakul yakin," tegasnya.

"Inilah yang dipakai nenek moyang Bugis Makassar dulu sehingga bisa sukses di mana-mana. Ada Bupati di Lingga, Wakil Gubernur dan konglomerat di Kalimantan, itu juga banyak dari Bugis, ada yang kami satu RT di masa kecil," imbuhnya.

Pada pertemuan saudagar Bugis Makassar, Mentan Amran memaparkan capaian sektor pertanian selama hampir tahun pemerintahan Jokowi-JK. Pertama, pertama dalam sejerah Kementan berhasil meraih opini WTP tiga tahun berturut-turut yakni sejak 2016 hingga 2018 atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2018 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Dua minggu lalu kami terima. Itulah adalah rekor keberhasilan di sektor pertanian. Berkat doa dan kerja keras kita semua. Kita tahu dulu penuh sektor pertanian dengan masalah, disclamer dan Wajar Dengan Pengecualian," paparnya.

Kedua, inflasi bahan pangan dulu 2013 terburuk di dunia. Namun demikian, setelah berjalan 3 tahun, Indonesia mampu menekan inflasi dari 10,57 persen di tahun 2014 menjadi 1,26 persen di tahun 2017.

Dari capaian ini, sambung Amran, ada banyak negara yang dilampaui Indonesia, yaitu Jepang, Belanda, Kanada, Jerman, dan total ada 12 negara yang kita lampaui, sebentar lagi Amerika Serikat kita lampaui.

"Jadi kalau ada yang mengatakan harga pangan naik, itu perlu dipertanyakan. Tiga tahun terakhir harga pangan pada posisi stabil, ini didukung data yang valid, juga berdasarkan data dari FAO," ujarnya.

Ketiga, PDB sektor pertanian pun naik 3,7 persen dari Rp 800 triliun menjadi Rp 1.375 triliun atau separuh dari APBN. Kenaikan ini melebihi target yang ditetapkan pemerintah sebesar 3,5 persen.

"Itu baru kenaikan saja, tapi Indonesia juga meraih peringkat ke-5 dunia PDB sektor pertanian dari 224 negara. Data ini sudah ditandatangani BPS dan BKPM. Ini capaian tertinggi kenaikan PDB sektor pertanian dalam sejarah Republik Indonesia," sebut Amran.

Ketiga, Kementan berhasil meraih penghargaan anti gratifikasi dan korupsi terbaik dari KPK selama dua tahun berturut-turut. Padahal dulu Kementan dikenal dengan kementerian yang penuh dengan masalah.

"Selama empat tahun terakhir, telah melakukan mutasi-demosi pegawai sebanyak 1.479 pegawai, diberikan sanksi 844 pegawai dan bahkan ada yang dipecat karena melakukan penyelewengan atau korupsi," pungkas Amran.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Arman, Pemulung milenial tinggal di Kampung Pemulung Lebak Bulus.

Minggu, 17 November 2019 - 23:40 WIB

Sanitasi Buruk Berasal dari Ekonomi yang Terpuruk

Jakarta - Penduduk miskin tidaklah terelakan di Indonesia. Upaya pemerintah menurunkan angka kemiskinan sedikit berhasil. Walaupun tidak sedikit yang masih hidup mengandalkan sampah sebagai…

realme XT

Minggu, 17 November 2019 - 18:49 WIB

Duduki Posisi 4 di Pasar Smartphone Indonesia, realme Siapkan Produk Flaghsip

realme merupakan brand yang penuh kejutan, dari strategi-strategi yang telah dilakukan membuatnya tercatat ke daftar 5 besar vendor ponsel di Indonesia, tepatnya berada di posisi empat.

Ilustrasi Ekspor (ist)

Minggu, 17 November 2019 - 18:10 WIB

Manufaktur Masih Jadi Kontributor Terbesar Ekspor Nasional

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, industri manufaktur masih menjadi kontributor paling besar terhadap capaian nilai ekspor nasional.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita

Minggu, 17 November 2019 - 17:10 WIB

Pemerintah Terus Pacu Investasi Sektor Manufaktur

Pemerintah memberikan perhatian yang serius terhadap upaya memacu nilai investasi khususnya dari sektor manufaktur. Sebab, aktivitas industrialisasi dinilai dapat membawa efek berganda yang…

Batik Air Luncurkan Wifi Entertainment di Pesawat

Minggu, 17 November 2019 - 11:00 WIB

Batik Air Luncurkan Wifi Entertainment di Pesawat

Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group meluncurkan fasilitas terbaru Wireless Fidelity (WiFi) Entertainment On-board atau sistem hiburan di pesawat yang diakses melalui wireless.…