Libur Lebaran, PLN Matikan 20 Pembangkit Listrik

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 24 Mei 2019 - 13:27 WIB

PLN Hentikan 11 Proyek Pembangkit Listrik Kapasitas 147 MW
PLN Hentikan 11 Proyek Pembangkit Listrik Kapasitas 147 MW

INDUSTRY co.id, Jakarta- PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero akan mematikan 20 pembangkit listrik miliknya menyusul adanya potensi penurunan daya listrik di Hari Raya Lebaran.

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PLN, di Unit Induk Pusat Pengatur Beban (UIP2B) Amir Rosidin mengatakan pemadaman 20 pembangkit listrik ini sebagian besar bertenaga uap dan gas. Selain untuk efisiensi, Amir mengatakan pembangkit listrik yang dipadamkan dapat dimanfaatkan untuk menjalani proses pemeliharaan.

Menurut Amir, pada saat beban turun, beberapa pembangkit dengan kapasitas 10 ribu megawatt (MW) dipadamkan. “Pembangkit-pembangkit di Jawa dan Bali ini banyak. Ini lebih dari 20 pembangkit. Termasuk milik IPP (Independent Power Producer) juga ini. Yang punya IPP dipadamkan mereka sekalian pemeliharaan kecil-kecilan. Namanya simple inspection,” kata Amir ketika menerima kunjungan Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar di Depok, Kamis (23/5/2019).

Amir menambahkan pada masa Lebaran tahun 2019 nanti diprediksi ada penurunan konsumsi listrik sekitar 35%  dari konsumsi listrik pada hari biasanya. Amir mengatakan pemakaian listrik cenderung berkurang menyusul libur hari raya yang lebih dari satu pekan menyebabkan beberapa industri juga berhenti beroperasi.

“Karena banyaknya industri dan perkantoran yang libur, biasanya beban puncak menurun. Namun kami akan tetap pastikan suplai dan keandalan tetap terjaga,” kata dia.

Penurunan konsumsi terbesar diperkirakan akan terjadi pada sistem Jawa-Bali dengan penurunan beban puncak sebesar 56% hingga 60%. Pada saat Lebaran nanti, daya mampu netto pembangkit sistem Jawa Bali adalah sebesar 34.716 MW sementara daya mampu pasok sebesar 27.817 MW jumlah ini cukup untuk melayani beban puncak lebaran yang diperkirakan mencapai 17.179 MW. Cadangan Operasi 10.637 MW dan Reserve Margin 62%.

Arcandra berharap meskipun terjadi penurunan beban puncak, PLN tetap harus siaga dalam memasok kebutuhan listrik kepada masyarakat. Sektor ESDM kata Archandra akan membuka Posko Lebaran sektor ESDM sejak H-15 Idul Fitri hingga H+15 Idul Fitri. Periode ini lebih panjang dibandingkan dengan posko nasional yang beroperasi dari H-7 sampai H+7 Idul Fitri.

“Berbeda dengan posko nasional, di sektor ESDM kita buka posko sejak H-15 sampai H+15 Idul Fitri. Ada kemungkinan sejak H-15 itu ada hal-hal yang perlu kita kerjakan lebih awal. Jadi kita mempersiapkan lebih awal 15 hari, dan mempersiapkan 15 hari setelah itu. Kami ingin benar-benar menjamin bahwa keandalan dan kesiapan pasokan listrik itu baik,” tutupnya

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Veolia

Senin, 24 Juni 2019 - 21:05 WIB

Veolia Water Technologies Establishes Asia Pacific Headquarters in Kuala Lumpur

Veolia Water Technologies, a leading solutions provider for both water and wastewater treatment, is pleased to announce the formation of its regional headquarters in Kuala Lumpur. The move from…

Suasana Konferensi Pers menyambut Harkopnas 2019 yang bakal diselenggarakan pada 12-14 Juli

Senin, 24 Juni 2019 - 20:59 WIB

Ini Alasan Harkopnas 2019 Diadakan di Purwokerto

Penetapan Purwokerto sebagai kota penyelenggara acara puncak Harkopnas 2019 adalah keputusan bernilai sejarah yang menarik.

Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 24 Juni 2019 - 20:00 WIB

IMF: Perang Dagang AS-Tiongkok Tak Ada Pihak yang Diuntungkan

Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok tidak akan menguntungkan pihak mana pun dalam jangka panjang, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde…

Ilustrasi Ekspor (ist)

Senin, 24 Juni 2019 - 19:45 WIB

Pemerinah Bakal 'Nendang' Ekspor Lewat Insentif Fiskal

Pemerintah terus melakukan terobosan kebijakan yang dapat menggairahkan iklim usaha di dalam negeri sehingga turut memacu pertumbuhan ekonomi. Salah satu langkah strategisnya, yang dalam waktu…

LinkedIn

Senin, 24 Juni 2019 - 18:10 WIB

LinkedIn: Tiga Rising Skills Ini Pengaruhi Inovasi dan Transformasi Perusahaan di Indonesia

LinkedIn, jaringan profesional terbesar di dunia, meluncurkan Laporan Future of Skills 2019, yang mengidentifikasi 10 rising skills (peningkatan keterampilan) yang paling tinggi di antara…