Pupuk Indonesia Kenalkan Urban Farming di Halal Park

Oleh : Herry Barus | Jumat, 24 Mei 2019 - 09:00 WIB

Pupuk Indonesia Kenalkan Urban Farming di Halal Park (Foto Dok Industry.co.id)
Pupuk Indonesia Kenalkan Urban Farming di Halal Park (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Menyambut kehadiran Halal Park di jantung kota Jakarta, Pupuk Indonesia bekerjasama dengan pengusaha pertanian Millenial akan menghadirkan kelas kreatif “Urban Farming” pada tanggal 23 Mei yang ditujukan kepada anak yatim piatu millennial.

Halal Park yang berlokasi di Jl. Pintu Satu Senayan Area Gelora Bung Karno ini mengusung tema pengembangan ekonomi berkelanjutan yang direncanakan untuk menjadi model ekosistem bagi pelaku industri gaya hidup Islami di Tanah Air.

Dalam kesempatan tersebut, Pupuk Indonesia juga menyerahkan bantuan beasiswa kepada 5 orang siswa serta santunan kepada anak yatim. Beasiswa ini total yang akan bagikan adalah 25 orang anak-anak berprestasi yang kurang mampu, baik dari SD, SMP maupun SMA.

Sedangkan total santunan nantinya akan dibagikan kepada total 1.000 anak yatim. “Pembagian santunan ini sebagai bagian dari program BUMN Hadir Untuk Negeri.

“Kami menyambut positif kehadiran Halal Park ini yang juga dapat menjadi ruang bagi BUMN untuk berkreasi bersama masyarakat sehingga dampak kinerja BUMN dapat makin dirasakan oleh masyarakat secara langsung” ujar Ka. Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana, Kamis (23/5/2019)

Dalam kelas kreatif yang akan dilakukan, Wijaya juga berharap dapat membagikan inspirasi kepada kaum muda untuk berani membuka usaha terutama dalam bidang agrikultur yang potensi pengembangan usahanya masih besar di Indonesia.

Hal senada diungkapkan oleh Herdian, Manager Fruitable Farm yang akan mengisi sesi sharing “Urban Farming” dengan memperkenalkan Teknik hidroponik untuk urban millennial menyatakan bahwa nantinya mereka akan mengisi sesi dengan perkenalan praktis mengenai Urban Farming dan potensi usahanya di Indonesia

“Dengan potensi usaha di bidang pertanian yang masih belum digarap oleh anak muda karena mereka masih enggan untuk terjun langsung apalagi berbisnis di dunia pertanian, kami tidak sabar untuk membagikan semangat generasi muda untuk dapat bergabung bersama kami untuk membangun pertanian Nusantara. Karena kalau bukan dimulai dari sekarang, kapan lagi” ujar Herdian.

“Anak muda ini lah yang akan menjadi penggerak ekonomi dalam beberapa tahun ke depan, maka dari itu kami ingin mereka menyadari potensi dari bisnis agrikultur ini” lanjut Wijaya.

Selain meramaikan dengan kegiatan Kelas Kreatif, nantinya Pupuk Indonesia akan memperkenalkan juga mitra binaan Anak Usahanya dalam bidang kuliner di Halal Park. 

Halal Park yang akan berdiri di atas luas tanah 21.000 m2 dengan konsep elaborasi desain aktivitas berbasis konsep halal melalui adaptasi nilai-nilai keislaman yang digabungkan dengan budaya Nusantara ini ditargetkan akan selesai di tahun 2020. Saat ini, Miniatur Halal Park menyediakan beragam tenant fesyen serta makanan dan minuman yang dapat dinikmati oleh para pengunjung.

Sebagai koordinator pelaksana Halal Park, Kementerian BUMN berkontribusi menyediakan produk-produk Rumah Kreatif BUMN (RKB) dari beberapa perusahaan BUMN. Halal Park akan menjadi ekosistem para pelaku bisnis yang bergerak pada industri gaya hidup halal dari hulu ke hilir yang tidak hanya sebatas pada bidang bisnis fesyen dan makanan dan minuman, tetapi juga bidang lain seperti pariwisata, pendidikan, dankeuangan.

Hal ini sejalan dengan potensi Indonesia yang diprediksi akan menjadi Top 10 ekonomi terbesar di dunia pada 2030. Berdasarkan standar Global Muslim Travel Index (GMTI), Indonesia telah dinobatkan sebagai nomor 1 wisata halal bersaing dengan 130 negara lainnya, termasuk Malaysia, Turki, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Qatar, Maroko, Bahrain, Oman, Brunei dan negara lainnya. Hal ini menjadikan industri gaya hidup halal sebagai angin segar bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Penutupan rangkaian Program Dukungan Kesehatan Mental dan Psikososial bagi para ibu dan anak di Desa Kekait, Lombok.(Ist)

Senin, 19 Agustus 2019 - 19:33 WIB

168 Ibu di Lombok Alami Depresi Pasca Gempa

Program ini menunjukkan perubahan positif kesehatan mental para Ibu dan Anak yang terdampak bencana.

Kepala BPPI Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara

Senin, 19 Agustus 2019 - 19:05 WIB

Manfaatkan ‘Patent Mapping’, Kemenperin Cari Peluang Inovasi Pendukung Kendaraan Listrik

Kalangan peneliti maupun pengambil kebijakan yang terlibat dalam melakukan kegiatan inovasi perlu memiliki pemahaman mengenai paten. Hal tersebut beralasan, karena paten terkait dengan hak cipta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 Agustus 2019 - 18:00 WIB

Konser Jakarta Melayu Festival Berlangsung Meriah

Jakarta Melayu Festival (JMF) ke-9 yang digelar di Ancol Sabtu malam (17/8/2019) dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Selain Gubernur, juga hadir dua tamu istimewa dari Kerajaan Malaysia.

Industri Petrokimia (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 19 Agustus 2019 - 17:25 WIB

Kadin Minta Pemerintah Serius Kembangkan Industri Kimia Berbasis Metanol

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta pemerintah untuk terus mengembangkan industri kimia berbasisi metanol. Pasalnya, kebutuhan metanol untuk industri di Tanah Air terus meningkat…

Presiden Jokowi-JK Jadi Saksi Pernikahan Anak Ketua DPR

Senin, 19 Agustus 2019 - 17:00 WIB

Presiden Jokowi-JK Jadi Saksi Pernikahan Anak Ketua DPR

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) bersyukur akad nikah puteranya, Yudhistira Raditya Pujono Soesatyo dengan Nadira Isnindiati Kuringa Kusumabrata, yang berlangsung di Lobby Kudus, Hotel…