Indocement Optimistis Permintaan Semen Diproyeksi Akan Melaju Pada Semester Dua 2019

Oleh : Kormen Barus | Rabu, 22 Mei 2019 - 00:55 WIB

Jajaran direksi PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk
Jajaran direksi PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Permintaan semen nasional sepanjang tahun 2019 diperkirakan akan naik 3-4 persen mencapai 70 juta - 72 juta ton. Adapun kapasitas terpasang nasional mencapai 115 juta ton. Dengan demikian, terjadi kelebihan permintaan (oversupply) sebesar 43 juta ton semen.

“Permintaan diproyeksi akan melaju pada semester dua 2019 pasca-Pemilu 2019. Pascapemilu kami optimistis pertumbuhan semen nasional bisa tumbuh 5 persen," kata Direktur & Corporate Secretary PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) Oey Marcos ditemui usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perseroan di Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Menurutnya, naiknya permintaan domestik menyusul program infrastruktur dan ekspektasi peningkatan sektor properti baik hunian maupun komersial yang lebih baik di berbagai daerah. "Kami perkirakan sampai dengan akhir tahun 2019, pertumbuhan konsumsi semen domestik akan mengalami peningkatan sebesar 3 persen-4 persen dibandingkan dengan tahun lalu," kata Oey Marcos.

Dengan lemahnya permintaan semen sampai April 2019 sebesar -2,9 persen, Indocement berharap setelah Lebaran dan pengumuman Pemilu 2019 ini, permintaan semen akan meningkat drastis untuk mengejar negatifnya pertumbuhan tersebut. Hal ini dimungkinkan dari peningkatan pembangunan infrastruktur dan pasar properti yang kembali akan menggeliat di semester dua tahun 2019.

Menyikapi kelebihan permintaan, Oey Marcos mengatakan, Indocement akan menggarap market yang lebih memberikan margin bagus. "Kami punya 13 pabrik, untuk hadapi oversupply tidak semua dijalankan," kata Oey Marcos.

Dari sisi cost efisiensi, kata Oey Marcos, perseroan akan memberdayakan logistic transportation dengan telah beroperasinya secara penuh dua terminal semen terbaru di Palembang dan Lampung.

Efisiensi juga dilakukan dengan menekan biaya produksi di antaranya mengoperasikan pabrik terbaru dan paling efisien (P14) dengan kapasitas sebesar 4,4 juta ton di Citeureup, Bogor secara penuh sehingga mampu menekan biaya US$ 7-8 per ton dibandingkan pabrik yang lebih tua memakai batu bara dengan kalori lebih rendah. "Pemakaian bahan bakar alternatif juga terus dilakukan untuk menekan biaya energi dari pemakaian batu bara," kata Oey Marcos.

Sementara dalam RUPST, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2018 sebesar Rp 1,145 triliun seluruhnya digunakan untuk dividen. Selain itu, perseroan mengambil sebesar Rp 878,740 atau sebesar 4,74 peersen dari saldo laba ditahan sebagai dividen tunai, sehingga besarnya dividen yang diterima oleh pemegang saham adalah Rp 550.

Pemegang saham juga menyetujui untuk mengangkat kembali anggota Direksi, David Clarke untuk masa jabatan terhitung sejak penutupan Rapat ini sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan tahun buku 2021, yang akan diadakan pada 2022.

Masa jabatan anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi Perseroan ada|ah sampai dengan penutupan RUPST Perseroan tahun buku 2020 yang akan diselenggarakan pada 2021, kecuali untuk Kevin Gluskie yang akan berakhir pada penutupan RUPST Perseroan tahun buku 2019 yang akan diselenggarakan pada tahun 2020 dan David Clarke yang akan berakhir pada penutupan RUPST Perseroan tahun buku 2021 yang akan diselenggarakan pada tahun 2022.

Susunan Pengurus Perseroan menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Kevin Gluskie

Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen: Tedy Djuhar

Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen: Simon Subrata

Komisaris: Dr. Lorenz Naeger

Komisaris: Dr. Bernd Scheifele

Komisaris: Dr. Albert Scheuer

Dewan Direksi

Direktur Utama: Christian Kartawijaya

Wakil Direktur Utama: Franciscus Welirang

Direktur: Hasan lmer

Direktur: Ramakanta Bhattacharjee

Direktur Independen: Troy Danojo Soputro

Direktur: David Clarke

Direktur: Oey Marcos

Direktur: Benny S. Santoso

Direktur: Juan Francisco Defalque

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

President Director PT. Fajar Gelora Inti, Ferdinand Gumanti (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 21 Agustus 2019 - 15:54 WIB

Rubah Marmer Lebih Artistik, Fagetti Hadirkan Teknologi Terbaru IndoBuildTech 2019

PT Fajar Gelora Inti (Fagetti) meluncurkan teknologi marmer terbaru di lndoBuildTech 2019 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan pada tanggal 21-25 Agustus 2019.

Arsitek Delution, hadir di acara IndoBuildTech Jakarta The 2nd Phase di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (21/8).(Andi Mardana)

Rabu, 21 Agustus 2019 - 15:36 WIB

Jakarta Architecture Installation Festival 2019 Hadir di JCC

Sebuah pameran mahakarya instalasi arsitek terkemuka di Hall A Jakarta Convention Center (JCC).

BNI Syariah di Islamic Tourism

Rabu, 21 Agustus 2019 - 15:36 WIB

BNI Syariah Gelar Acara Islamic Tourism Expo 2019

Jakarta - BNI Syariah menebar promo umroh murah dan beragam program menarik pada perhelatan Islamic Tourism Expo 2019. Pameran Umroh Haji & Wisata Halal terbesar dan terlengkap ini diselenggarakan…

Arena permainan olahraga di booth ISEF 2019 (Anto: Industry.co.id)

Rabu, 21 Agustus 2019 - 15:10 WIB

ISEF 2019, Gelar Lomba Berhadiah Rp50 Juta

Jakarta - Secara khusus, Dinas-dinas Pemuda dan Olahraga-Kemenpora dari berbagai wilayah di Indonesia berpartisipasi di ISEF sebagai representasi spirit dan komitmen peningkatan prestasi olahraga,…

Suasana di salah satu booth ISEF 2019

Rabu, 21 Agustus 2019 - 15:03 WIB

ISEF 2019 Resmi Digelar Pamerkan Produk dan Infrastruktur Olahraga

Jakarta - Indonesia Sport Expo and Forum (ISEF), untuk keempat kalinya, satu-satunya event yang didedikasikan khusus sebagai sports Business platform di Indonesia, digelar di Jakarta Convention…