Kawasan Industri Morowali Tarik Investasi Rp80 Triliun,

Oleh : Ridwan | Sabtu, 04 Maret 2017 - 06:42 WIB

Smelter Indonesia (Dimas Ardian/Bloomberg/Getty Images)
Smelter Indonesia (Dimas Ardian/Bloomberg/Getty Images)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Kawasan industri Morowali, Sulawesi Tengah menargetkan produksi hinggga dua juta ton di tahun 2017, dan akan menghasilkan stainless steel hingga tiga juta ton per tahun pada 2018.

Peningkatan produksi bisa meningkat karena beberapa industri pengolahan dan pemurnian (smelter) berbasis nikel di kawasan tersebut telah menyatakan minat perluasan usaha dalam waktu dekat.  

Hal ini disampaikan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto seusai bertemu dengan Chairman Tsingshan Holding Group Tiongkok, Xiang Gangda serta Duta Besar RRT untuk Indonesia, Xie Feng.

"Selain melaporkan mengenai rencana ekspansi stainless steel, mereka juga ingin memproduksi carbon steel. Untuk itu, mereka meminta beberapa fasilitas insentif seperti kemudahan impor tujuan ekspor (KITE) dan masterlist peralatan industri," ungkap Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto di Jakarta Jumat (3/3/2017).

Turut hadir pada pertemuan tersebut, Dirjen Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional (KPAII) Harjanto serta delegasi dari Bintang Delapan Group, PT Sulawesi Mining Investment dan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).  

Kementerian Perindustrian mencatat, kawasan industri Morowali dengan luas 2.000 hektare akan menarik investasi sebesar US$6 miliar atau mencapai Rp 80 triliun dengan menyerap tenaga kerja langsung sekitar 26 ribu orang dan tidak langsung sebanyak 80 ribu orang hingga tahun 2019.

"Target ini akan terealisasi apabila pabrik stainless steel berkapasitas dua juta ton dan beberapa industri hilir lainnya telah beroperasi," terang Menperin.

Hingga Desember 2016, kebutuhan tenaga kerja pelaksana di kawasan terintegrasi tersebut mencapai 11.257 orang dan untuk tenaga kerja level supervisor atau enjinir sebanyak 1.577 orang. 

"Diproyeksikan pada tahap kedua periode tahun 2017-2020, penambahan kebutuhan tenaga kerja pelaksana mencapai 10.800 orang dan untuk tenaga kerja level supervisor atau enjinir sebanyak 1.620 orang, " tutup Airlangga.

Sebelumnya, Menperin menyatakan, kawasan industri Morowali turut mendorong langkah pemerintah dalam program hilirisasi yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah bahan baku mineral di dalam negeri. “Oleh karena itu, di kawasan ini difokuskan pada pembangunan industri pengolahan dan pemurnian mineral logam atau smelter dengan bahan dasar nikel,” jelasnya.

Perkembangan pembangunan industri smelter nikel dan fasilitas pendukung lainnya di kawasan industriMorowali, antara lain telah beroperasinya industri smelter feronikel PTSulawesi Mining Investment yang berkapasitas 300 ribu ton per tahun sejak Januari 2015. Pabrik ini didukung oleh satuunit PLTU dengan kapasitas 2x65 MW. Pada tahun 2015, perusahaan telah menghasilkan nickel pig iron(NPI) sebanyak 215.784,11 ton per tahun.

Selanjutnya, sejak Januari 2016, telah beroperasi industri smelter feronikel PT Indonesia Guang Ching Nickel and Stainless Steel Industry dengan kapasitas 600 ribu ton per tahun dan didukung oleh satu unitPLTU berkapasitas 2x150 MW. Pada awal 2016, perusahaan mencatatkan produksi sebanyak 193.806ton. Sebagai tahap lanjutan dari PT. Indonesia Guang Ching Nickel and Stainless Steel Industry, saat ini juga telah dilakukan commissioning test pabrik stainless steel dengan kapasitas 1 juta ton per tahun.

Selain itu, terdapat pula industri smelter feronikel PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel dengan target kapasitas600.000 ton per tahun dan stainless steel sebanyak 1 juta ton per tahun yang tahap pembangunannya saat ini mencapai 60 persen. PT. Indonesia Ruipu Nickel and Chrome yang merupakan smelter Chrome juga masih dalamtahap pembangunan dengan progress 60 persen, yang diharapkan pada awal tahun 2018 pabrik inidapat mulai berproduksi.

Industri smelter lainnya, yakni PT. Broly Nickel Industry. Pabrik Hidrometalurgi ini memiliki kapasitas nickel mattesebanyak 2 ribu ton per tahun, yang akan dikembangkan menjadi 8 ribu ton per tahun nikel murni sedang dalam uji coba produksi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Joko Widodo membagikan bantuan sosial bagi masyarakat penerima manfaat dan pedagang di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Selasa, 17 Mei 2022. Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden

Rabu, 18 Mei 2022 - 04:19 WIB

Presiden Jokowi Bagikan Bansos dan Tinjau Harga Minyak Goreng di Pasar Bogor

Presiden Joko Widodo blusukan ke Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, dan Pasar Gunung Batu, Kota Bogor, pada Selasa, 17 Mei 2022. Presiden membagikan sejumlah bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat…

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Retail Banking BSI Kokok Alun Akbar (kedua dari kiri) dan Direktur Utama PT Jasamarga Related Business Dian Takdir Badrsyah (kedua dari kanan)

Selasa, 17 Mei 2022 - 22:48 WIB

BSI Gandeng Anak Usaha Jasa Marga

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) tandatangani nota kesepahaman dengan anak usaha Jasa Marga yaitu PT Jasa Marga Related Business.

Ilustrasi batubara

Selasa, 17 Mei 2022 - 22:36 WIB

Kian Kokoh di Ranah Tambang! Anak usaha PT Delta Dunia Raih Kontrak Tambang Batu Bara di Australia

Jakarta - PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak perusahaan PT Delta Dunia Makmur Tbk (Perseroan), melalui anak perusahaannya di Australia BUMA Australia Pty Ltd (BUMA Australia) akan memulai…

(Foto dari kiri ke kanan) Section Head PT Multipolar Technology Tbk Ignasius Oky Yoewono, Director Enterprise Application Services Business PT Multipolar Technology Tbk Jip Ivan, dan Department Head Hybrid Database Solution PT Multipolar Technology Tbk Yemmy Sukandar sedang berbincang di sela-sela seminar tentang keamanan siber yang diselenggarakan oleh Infobank di Pullman Jakarta Thamrin, Jakarta, Selasa (17/5).

Selasa, 17 Mei 2022 - 22:25 WIB

Multipolar Technology mengusung solusi IBM Guardium dan IBM Security QRadar XDR sekaligus ke pasar Indonesia

Jakarta-PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT), anak perusahaan PT Multipolar Tbk (IDX: MLPL) yang berperan sebagai mitra dalam mendukung pengembangan teknologi digital perusahaan di berbagai…

Gedung Bank KB Bukopin

Selasa, 17 Mei 2022 - 21:58 WIB

KB Bukopin Masuk Indeks Global MSCI, Sentimen Positif Investor Saham

PT. Bank KB Bukopin, Tbk. terus bergerak positif pada lantai bursa. Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan hasil tinjauan indeks semi tahunan pada Mei 2022.