Pindah ke Menara Astra, John Robert Powers (JRP) Indonesia Tawarkan Dua Program Baru

Oleh : Herry Barus | Kamis, 25 April 2019 - 15:00 WIB

John Robert Powers (JRP) Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)
John Robert Powers (JRP) Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta,– Sekolah kepribadian John Robert Powers (JRP)  Indonesia hari ini resmi memindahkan kantor pusatnya dari Lippo Kuningan ke Menara Astra, Sudirman, Jakarta. Pemindahan kantor itu bertujuan untuk lebih mendekatkan diri dengan berbagai komunitas bisnis yang ada di kawasan Sudirman dan sekitarnya, yang notabene merupakan target pasar utama JRP.

Seperti diketahui, Menara Astra telah menjadi ikon baru perkantoran di bilangan Segitiga Emas Jakarta. Gedung premium itu, selain mudah diakses menggunakan moda transportasi apa pun, termasuk Moda Raya Terpadu (MRT) Ratangga, juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti conference hall, pusat belanja, restoran, kafe, dan lain sebagainya.

Dengan begitu, para peserta pelatihan JRP sama sekali tidak terkendala dalam menjangkau tempatnya belajar serta sarana-sarana yang lain, karena dekat juga dengan mal-mal besar. “Citra Menara Astra yang premium ini sejalan dengan citra JRP, selain sesuai dengan harapan para konsumen JRP pula,” ungkap Indayati Oetomo, salah satu franchise holder JRP Indonesia, saat pembukaan kantor baru.

JRP merupakan sekolah kepribadian terkemuka global yang berpusat di Amerika Serikat. Didirikan oleh Almarhum Mr. John Robert Powers pada 1923, JRP masuk ke Jakarta pertama kali dibawa oleh Rayan dan Diana Wijaya pada 1985 melalui sistem lisensi. Tujuh tahun kemudian, tepatnya pada 1992, Indayati juga menerima lisensi untuk mendirikan JRP Surabaya.

Keberhasilan Indayati dalam mengelola JRP Surabaya itulah yang  kemudian mendorong JRP International memercayakan pengelolaan JRP seluruh Indonesia sepenuhnya kepadanya. Dan, pada 2010, Indayati bersama  Indra Josepha secara resmi menjadi franchise holder JRP Indonesia.

Susunan manajemen JRP Indonesia pun berubah. Indayati bertindak sebagai komisaris sekaligus international director, Indra sebagai komisaris. Sementara di jajaran direksi ada Andrew Ardianto sebagai president director, Caroline Sekarwati sebagai human resources director, Rosa Alvernia sebagai marketing and creative director, dan Grace Setiawati sebagai finance director.

JRP International memang tidak salah menyerahkan kepercayaan kepada mereka. Buktinya, di tangan mereka, JRP Indonesia lantas berkembang pesat hingga saat ini memiliki enam cabang, antara lain JRP Jakarta Sudirman, JRP Jakarta Kelapa Gading, JRP BSD City, JRP Surabaya, JRP Medan, dan JRP Denpasar.

Keberhasilan itu juga menandakan bahwa kurikulum yang diajarkan JRP, yang berbasis pengembangan kepribadian (personality development) dan keahlian berkomunikasi (communication skills), diterima pasar dengan baik. Apalagi, kurikulum pembelajarannya sudah disesuaikan dengan kultur masyarakat Indonesia. Mulai dari anak-anak, remaja, mahasiswa, karyawan, profesional, artis, birokrat, hingga politisi banyak yang belajar di JRP.

Menurut Indra, saat ini JRP Indonesia memiliki 120 fasilitator (pengajar) yang telah berpengalaman di bidangnya. “Pelatihannya sendiri dibagi dalam dua program, yakni reguler dan korporasi,” katanya. “Dari program reguler, JRP rata-rata berhasil meluluskan 600-an alumnus per tahun. Jika ditotal dengan peserta korporasi, jumlah lulusannya bisa sampai 4.000-an orang per tahun.”

Banyaknya lulusan yang dihasilkan itu bahkan mengantarkan JRP Indonesia sebagai salah satu jaringan JRP dengan pertumbuhan terbaik di mata JRP International. Selain di Indonesia dan Amerika Serikat, JRP juga hadir di banyak negara, tiga di antaranya di Thailand, Filipina, dan Vietnam.

Kantor Baru Program Baru

Selain memperkenalkan kantor baru, hari ini JRP Indonesia juga meluncurkan dua program baru, yaitu JRP for Startups dan Online Course. Andrew yang merangkap sebagai curricullum director mengatakan, ada peluang bisnis yang menarik di tengah gegap-gempitanya perkembangan industri rintisan teknologi di Tanah Air belakangan ini.

Dalam JRP for Startups, kata Andrew, para pelaku industri startup akan diajarkan bagaimana karakter yang tepat bagi seorang entrepreneur, seni pitching di hadapan investor, dan sejenisnya. “Sesuai kompetensi kami, kami tidak akan masuk ke teknis teknologi startup-nya, melainkan lebih menitikberatkan pada pengembangan karakter seorang startup entrepreneur,” jelasnya.

Untuk diketahui, tidak sedikit startup entrepreneur yang memiliki ide bagus namun selalu gagal dalam menarik investor karena mereka tidak mampu menjual idenya dengan baik. Alhasil, idenya itu tidak berkembang, bahkan mati di usia dini.

Lalu, JRP Indonesia menghadirkan Kursus Online juga karena ingin mengikuti perkembangan zaman, sama seperti program JRP for Startups. Semakin canggihnya teknologi tidak lagi menjadi pembatas ruang dan waktu bagi siapa pun untuk belajar. Karena itu, selain pelatihan dengan sistem tatap muka, JRP Indonesia meluncurkan program Kursus Online yang bisa diikuti oleh siapa saja, kapan saja, dan dari mana saja.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Rini: BUMN Ikut Cetak Atlet Muda Kelas Dunia

Kamis, 22 Agustus 2019 - 09:30 WIB

Menteri Rini: BUMN Ikut Cetak Atlet Muda Kelas Dunia

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno mendorong BUMN terus berkontribusi untuk memajukan olahraga di Tanah Air melalui pembinaan atlet-atlet dan berbagai program pemberdayaan.

Galaxy Note 10+ (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 09:11 WIB

Samsung Resmi Meluncurkan Galaxy Note 10 dan 10+ Untuk Pasar Indonesia

Kekuatan performance, keindahan desain, kemampuan untuk berkreasi, dan fitur produktivitas dukung pengguna dalam berbagai pekerjaan dan passion yang mereka lakukan bersamaan.

EnGenius Cloud, Solusi Jaringan Berbasis Cloud Kemudahan Bagi SME

Kamis, 22 Agustus 2019 - 09:00 WIB

EnGenius Cloud, Solusi Jaringan Berbasis Cloud Kemudahan Bagi SME

EnGenius Networks Singapore Pte Ltd, perusahaan jaringan nirkabel multinasional terkemuka, yang telah berpengalaman dalam solusi hardware dan software untuk perusahaan kecil dan menengah selama…

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) (ist)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:32 WIB

Semester I 2019, Pendapatan TBIG Rp2,2 Triliun

Jakarta -- PT Tower Bersama Infrastructure Tbk mencatat pendapatan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp2.277 miliar dan Rp1.941 miliar untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni…

Kegiatan Semen Tonasa, salah satu produk Semen Indonesia

Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:01 WIB

Semen Indonesia Siap Bersaing di Pasar Regional

Jakarta – Di tengah kondisi pasar semen nasional yang kompetitif, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk berhasil mencatatkan volume penjualan hinga Juli 2019 untuk pasar semen domesik diluar Solusi…