Melalui #SaatnyaReboMemilih, Kuaci Rebo Ajak Kaum Muda Untuk Memilih Dalam Pilpres 2019

Oleh : Hariyanto | Selasa, 16 April 2019 - 11:36 WIB

Saatnya rebo memilih
Saatnya rebo memilih

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Kuaci Rebo, Produsen Kuaci kemasan terbesar di Indonesia mengadakan campaign untuk mendorong masyarakat Indonesia berpartisipasi pada pemilihan umum 2019. Kegiatan yang bertajuk #SaatnyaReboMemilih ini dilaksanakan pada tanggal 17 April 2018 di lebih dari 200 titik TPS di seluruh wilayah Jabodetabek. 

Pada kesempatan ini seluruh masyarakat Indonesia bisa mendapatkan produk Kuaci Rebo secara cuma-cuma, hanya dengan menunjukkan jari bertinta sebagai bukti telah memilih kepada tim Kuaci Rebo di sekitar TPS terpilih sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen karena telah menggunakan hak pilihnya.  

Pada tanggal 17 April 2019, masyarakat akan mengikuti Pemilihan Umum serentak untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, serta anggota legislatif yang akan bekerja untuk negeri ini selama lima tahun ke depan. 

“Kami berharap agar momentum pesta demokrasi ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin, khususnya bagi pada kaum milenial.” Ujar Marselus Albert, Marketing Manager Kuaci Rebo di Jakarta, Selasa (16/4/2019). 

Adapun program yang pertama kali diadakan oleh Kuaci Rebo ini sengaja mengambil tema #SaatnyaReboMemilih karena selain bertepatan dengan hari Rabu, Kuaci Rebo juga ingin bersinergi dengan seluruh rakyat Indonesia dalam pesta demokrasi ini. 


Mendorong Generasi Muda Untuk Datang ke TPS
Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan jumlah pemilih untuk pemilu 2019. Jumlahnya mencapai sekitar 192 juta pemilih dan jumlah pemilih muda pada pemilu 2019 mencapai kisaran 14 juta. Angka yang besar ini bakal menjadi pengaruh besar bagi pemilihan umum tahun ini. 

Marselus berpendapat bahwa tantangan terbesar dalam pemilu adalah bukan hanya memenangkan hati pemilih muda, namun juga bagaimana mendatangkan mereka ke TPS. 

Marselus berharap, kegiatan ini dapat menjadi salah satu media yang dapat mendorong masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilu, Ia juga mengajak masyarakat agar tidak golput. 

"Momen pencoblosan ini jangan sampai dilewatkan, karena pencoblosan pemilu itu seru dan lebih menyenangkan lagi jika datang ke TPS bersama-bersama dengan keluarga dan teman.” ungkapnya.

“Siapapun pemenang dalam pilpres maupun pileg tahun ini, kami berharap agar hasilnya dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi.” pungkas Marselus.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia

Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:45 WIB

Lindungi Industri Tekstil Nasional, API Segera Ajukan Safeguard

Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat akan mengajukan tarif safeguard untuk produk tekstil impor sebesar 2,5%-18%. Pengajuan ini untuk melindungi produk tekstil dalam negeri…

Para finalis Miss Grand Indonesia dari 34 wilayah di Indonesia mengikuti pembekalan materi oleh Bupati Kabupaten Bogor di RM Bumi Aki Cibinong, Rabu (21/8).(Ist)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:27 WIB

Miss Grand Indonesia 2019 Dukung Program Pariwisata Kabupaten Bogor

Selain pembekalan materi seputar wanita dan karier dari Bupati Bogor, para finalis juga dibekali materi kepribadian yang di sampaikan oleh Ahmad Zulfikar Priyatna. S.E.

Agus Mulyana, Direktur Kepatuhan Bank bjb saat menerima penghargaan

Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:14 WIB

Bank bjb Raih Penghargaan TOP GRC 2019

Jakarta – Pengelolaan risiko yang baik menjadi salah satu kiat kunci yang harus dipraktikkan dalam setiap usaha bisnis. Peran manajemen risiko yang lebih banyak berada di balik layar ini tak…

Direktur Utama Bank Muamalat Achmad K Permana dan Blibli.com jalin kerjasama

Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:05 WIB

Bank Muamalat Tebar Hadiah di Muka Bagi Penabung

Jakarta - Bank Muamalat memberikan program hadiah bagi penabung baik yang lama dan yang baru. Uniknya hadiah diberikan diawal saat akan menabung, ini hal yang berbeda dan sangat menarik bagi…

Marmer Batu Aalam

Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:03 WIB

Penjualan Produk Marmer Turun Dampak Lesunya Sektor Properti

Penjualan produk marmer dan batu alam di dalam negeri mengalami penurunan di tahun ini. Penurunan tersebut merupakan imbas dari lesunya sektor properti.