Lima Proyek Infrastruktur Kelistrikan di Sumatera di Resmikan

Oleh : Ahmad Fadli | Senin, 01 April 2019 - 13:52 WIB

Pembangkit Listrik
Pembangkit Listrik

INDUSTRY.co.id,  Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan proyek infrastruktur kelistrikan di Sumatera.

Proyek-proyek tersebut sebagai berikut:

1.Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV Kota Barat-Gandus;

2.Gas Insulated Switchgear (GIS) 150 kV Kota Barat (1x60MVA)

3.Gardu Induk (GI) 150 kV Gandus (2x60MVA);

4.GI 150 kV Kenten (2x60MVA);

5.GI 150 kV Kayu Agung (1x60 MVA)

Selain itu, Gardu induk yang mendukung transmisi 275 KV akan selesai tahun 2019, sedangkan yang 500 KV paling lambat 2 tahun selesai. "Sehingga seluruh jaringan listrik di Sumatera akan menjadi satu, seperti di Jawa dan Bali," tegas Jonan.

Pemerintah berupaya terus memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dengan makin efisien dan harga yang terjangkau.

"Listrik adalah kebutuhan pokok masyrakat. Pembangunan infrastruktur kelistrikan di Sumsel ini, akan meningkatkan pasokan listrik wilayah dan menjaga kehandalan. Juga mendorong ekonomi setempat," tandas Menteri Jonan.

Penyediaan listrik menjadi lebih efisien dimana terdapat penurunan susut sebesar 0,73% atau setara 5.415.683 kWh. Sehingga terdapat penghematan energi mencapai Rp. 7,5 miliar.

Secara khusus infrastruktur tersebut akan meningkatkan keandalan listrik Kota Palembang dengan terbentuknya Sistem Ring Gardu Induk 150 kV Kota Palembang yang terkoneksi dengan sistem 70 kV. Sehingga akan menjadi salah satu sumber suplai utama pertumbuhan listrik Palembang.

Secara finasial beroperasinya GIS 150 kV Kota Barat, GI 150 kV Gandus, dan GI 150 kV Kenten yang lebih dekat pusat beban membuat biaya pokok produksi lebih kompetitif, memperbaiki susut dan mutu tegangan di kota Palembang.

Peningkatan pasokan tenaga listrik tak hanya pembangunan pembangkit listrik semata namun yang juga penting adalah infrastruktur jaringan transmisi dan gardu induk yang merupakan bagian dari Proyek 35.000 MW.

Tugas Pemerintah adalah memastikan kebutuhan listrik masyarakat terpenuhi. Rasio elektrifikasi nasional yang akhir tahun 2018 sekitar 98,3% akan ditingkatkan menjadi 99,9% tahun 2019 ini

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Raymond Muaya

Kamis, 04 Juni 2020 - 14:15 WIB

TikTok Ajak Kreator BerbagiIlmu dan Berkesempatan Mendapat Hadiah Total 700 Juta

TikTok, platform destinasi video singkat menghadirkan BerbagiIlmu, sebuah kompetisi bagi semua pengguna untuk saling berbagi ilmu pengetahuan di berbagai bidang, termasuk pengetahuan umum, bahasa…

Petani sedang membajak sawah dengan tractors (Doc: Kementan)

Kamis, 04 Juni 2020 - 14:05 WIB

HKTI Dukung Strategi Kementan Siapkan Pasokan Pangan

Dalam menghadapi pandemi Covid-19, HKTI sebagai organisasi sosial yang bergerak di bidang agrikultur dan pengembangan pedesaan tidak tinggal diam dalam mendukung penyediaan pangan. Berkoordinasi…

Danon SN-IPB Berdayakan Masyarakat Terdampak Pandemi

Kamis, 04 Juni 2020 - 14:00 WIB

Danon SN-IPB Berdayakan Masyarakat Terdampak Pandemi

Diberlakukannya protokol kesehatan seperti PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di sejumlah daerah merupakan salah satu langkah pemerintah untuk mencegah penyebaran virus COVID-19 di Indonesia.…

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto (ist)

Kamis, 04 Juni 2020 - 13:48 WIB

Pembatasan COVID-19, Pelaksanaan Proyek Hulu Migas Justru Terealisasi Lebih Cepat

Deputi Operasi SKK Migas, Julius Wiratno melaporkan adanya 1 (satu) proyek tahun 2020 yang akan dapat direalisasi lagi pada Juli 2020, yaitu Proyek Meliwis yang akan dilaksanakan oleh Ophir…

Komite Pengusaha UMKM Indonesia Bersatu (KOPITU)

Kamis, 04 Juni 2020 - 13:37 WIB

Belajar dari Sejarah Krisis, KOPITU: UMKM Akan Tampil Lagi Sebagai Pahlawan Pemulihan Ekonomi RI

Jakarta-Ketua Umum Komite Pengusaha UMKM Indonesia Bersatu (KOPITU), Yoyok Pitoyo meminta seluruh UMKM di Indonesia untuk tetap optimis dalam menghadapi era new normal pandemi Covid-19 ini.