IKM Siap Berkontribusi dalam Rantai Pasok Industri Otomotif Nasional

Oleh : Ridwan | Jumat, 22 Maret 2019 - 18:18 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi sentra IKM logam Ngingas, Sidoarjo, Jawa Timur
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi sentra IKM logam Ngingas, Sidoarjo, Jawa Timur

INDUSTRY.co.id - Klaten, Industri Kecil Menengah (IKM) siap berkontribusi dalam rantai pasok industri otomotif nasional yang diwujudkan melalui keberhasilan Koperasi Batur Jaya (KBJ) yang sejak awal Januari 2019 berhasil memproduksi 200 buah cylinder sleeve dan mengirimkannya kepada PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

"Hari ini kita semua menyaksikan hasil dari komitmen dan keseriusan Koperasi Batur Jaya (KBJ) yang telah melakukan banyak perubahan untuk pengembangan usaha sehingga mampu memasuki rantai pasok industri otomotif," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada Kick-Off IKM dalam Supply Chain Industri Otomotif di Klaten, Jawa Tengah, Jumat (22/3).

Menperin menyampaikan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya PT TMMIN dalam memberikan asistensi kepada KBJ.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dengan perencanaan yang baik diikuti dengan pelatihan dan pendampingan dengan metode yang tepat selama kurang lebih dua tahun, IKM otomotif yang tergabung dalam KBJ mampu masuk ke area yang membutuhkan persyaratan tinggi dari sisi kualitas, produktivitas, teknologi dan kontinuitas suplai.

"Sekali lagi saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada PT TMMIN atas dukungannya dalam penguatan dan kemajuan IKM di Indonesia," ungkap Airlangga.
 
Menperin memaparkan, sektor alat angkutan memberikan kontribusi sebesar 1,86 persen terhadap PDB Nasional tahun 2018. Tercatat, pada 2018 produksi kendaraan roda empat atau lebih mencapai angka 1,34 juta unit, dan total penjualan di dalam negeri sebesar 1,15 juta unit. 

"Dengan kapasitas produksi industri otomotif dalam negeri sebesar 2,2 juta unit, IKM memiliki kesempatan untuk dapat masuk dan berkontribusi dalam rantai pasok industri otomotif nasional," ujar Menperin.

Saat ini, lanjutnya, masih banyak tantangan yang dihadapi IKM untuk dapat menjalin kemitraan dengan supplier Agen Pemegang Merek (APM), seperti kesiapan SDM, teknologi mesin dan peralatan, teknis produksi, serta ketersediaan bahan baku. 

Terkait kondisi tersebut, Kementerian Perindustrian akan memfokuskan pengembangan di sembilan sentra logam, yakni Ceper, Tegal, Yogyakarta, Sukabumi, Purbalingga, Semarang, Pasuruan, Sidoarjo, Sukabumi, dan Jabodetabek. 

Sentra-sentra tersebut ke depan juga diarahkan menjadi pusat logistik, pusat bahan baku (material center) dan R&D bagi IKM di sekitarnya.

Kemenperin juga berupaya meningkatkan kemampuan teknis produksi sehingga mampu membuat produk komponen otomotif yang presisi, melalui proses pencampuran bahan baku yang tepat, penerapan teknologi mesin/peralatan, dan kontrol kualitas. 

Dengan demikian, IKM diharapkan mampu memperluas jaringan pasar, melakukan diversifikasi produk, menjalin kemitraan dengan industri besar dan meningkatkan ekspor.

Menperin berharap, IKM di Ceper khususnya pada anggota KBJ terus meningkatkan dan mengoptimalkan seluruh bantuan dan pendampingan yang telah diberikan.

"Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kemajuan sentra-sentra IKM logam potensial lainnya," ujar Menperin.

Dengan dukungan Pemerintah, pelaku usaha, media massa, dan segenap komponen masyarakat serta dengan motivasi yang kuat dan usaha yang konsisten, Airlangga yakin IKM di Ceper dapat menjadi bagian rantai pasok industri otomotif nasional.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersama YALISA Gelar OBSC

Minggu, 21 April 2019 - 20:39 WIB

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersihkan Ciliwung

Jakarta – Millenials Askrindo laksanakan Operasi Bersih Sungai Ciliwung (OBSC) bersama Komunitas Pencinta Ciliwung YALISA dari bentangan Kalibata sampai dengan MT Haryono dalam rangka merayakan…

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

Dirjen Hortikultura Suwandi. Sesama petani sayuran organik

Minggu, 21 April 2019 - 08:39 WIB

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik di Karanganyar

Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot berbagai daerah agar menjadi sentra produksi sayuran organik, salah satunya sentra sayuran organik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hal…

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), di Gramedia Matraman, Sabtu (20/4/2019)

Sabtu, 20 April 2019 - 21:10 WIB

Hari Perlindungan Konsumen, Sektor Properti Paling Banyak Diadukan Konsumen

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Dalam peringatan tersebut, pihaknya menyebut bahwa sektor perumahan…