INDUSTRY.co.id - Jakarta-PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) berencana mulai membangun superblok baru di pusat kota Karawang bernama Taruma City. Kawasan baru ini akan menempati lahan seluas 5,5 hektar, di Jalan Kertabumi, yang merupakan pusat bisnis, perdagangan, dan perkantoran di Karawang. 

Advertisement

Direncanakan menyasar segmen pasar menengah, Taruma City akan berisi 320 unit ruko yang dijual Rp 2 – 5 miliar, beberapa unit rumah tapak, dan tower apartemen. 

“Kebutuhan ruko di Karawang masih tinggi. Peminatnya dari para pedagang dan pengusaha di Karawang sendiri. Di Karawang ini ada banyak padagang kaya dan pengusaha sukses lho, mereka membutuhkan perkantoran dan juga kawasan bisnis yang layak,” ujar Rina Irawan,General Manager Grand Taruma, Selasa (28/2/2017).

Advertisement

Pembangunan Taruma City akan difokuskan terlebih dahulu pada sektor ruko pada awal tahun 2017. Kemudian apartemen dan rumah tapak.

Pertimbangan APL masuk ke Karawang karena kota ini unik, itu yang pertama. Kedua, pertumbuhan ekonominya di atas pertumbuhan ekonomi nasional 5,18%, maka di Karawang mencapai 7%. Ketiga, Karawang belum ada developer yang prospek terhadap rumah menengah ke atas. 

Advertisement

“Prospek kotanya luar biasa, rencana pemerintah untuk membangun peti kemas dan pembangunan lain di Karawang membuat kota Karawang butuh hunian yang nyaman dan aman,” jelasnya.

Belum lagi masyarakatnya masih banyak yang tinggal menyatu dengan perumahan penduduk sehingga kurang nyaman untuk tinggal. 

Advertisement

Bahkan ada juga yang tinggal di rumah toko (ruko). Belum lagi, di Karawang banyak industri yang kebanyakan perusahaannya dimiliki oleh ekspatriat dari Jepang 90%. Dari data, di kawasan Karawang International Industrial City (KIIC) saat ini sedikitnya terdapat 350 perusahaan jepang yang memiliki usaha di kawasan industri Karawang.