Bantu Pelestarian Hutan Hujan, APP Sinar Mas Manfaatkan Teknologi Satelit dari Maxar Technologies

Oleh : Hariyanto | Jumat, 01 Maret 2019 - 19:46 WIB

Hutan
Hutan

INDUSTRY.co.id -  Jakarta – Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas memanfaatkan teknologi Forest Alert Services (FAS) berbasis luar angkasa untuk memantau hilangnya tutupan hutan di kawasan konservasi, termasuk di wilayah pemasok kayu pulp APP Sinar Mas.

Dengan demikian, APP Sinar Mas dapat memenuhi komitmen kepada para pemangku kepentingan untuk tidak membuka kawasan hutan konservasi dalam memenuhi kebutuhan produksi. Teknologi FAS ini dimiliki oleh MDA, sebuah perusahaan teknologi bagian dari Maxar Technologies yang bergerak di bidang teknologi luar angkasa.

Dalam waktu kurang dari tiga tahun sejak MDA mulai menyediakan layanan pemantauan, APP Sinar Mas melaporkan hilangnya tutupan hutan alam di kawasan konservasi yang berada di konsesi hutan pemasok, dengan luas lebih dari 600.000 hektare, telah turun dari sekitar 5-6% menjadi hanya 0,06%. Hal ini menunjukkan komitmen APP Sinar Mas terhadap pengelolaan hutan yang bertanggung jawab.

Kerja sama strategis antara APP Sinar Mas dengan MDA pertama kali diluncurkan pada tahun 2016. Kerja sama ini memungkinkan para pemasok kayu pulp APP Sinar Mas untuk segera merespon jika ada perubahan hutan yang terdeteksi.

Memantau perubahan tutupan lahan di kawasan produksi sangat esensial untuk perencanaan operasional yang efisien dan upaya meminimalkan perambahan ilegal, sehingga dapat melindungi hutan-hutan yang bernilai tinggi.

Dengan menggunakan satelit RADARSAT-2 milik MDA, layanan FAS menyediakan data yang sedekat mungkin dengan waktu sebenarnya agar dapat memberikan informasi penting dan tepat waktu untuk APP Sinar Mas, biasanya membutuhkan dua hari pengumpulan data.

Setiap 24 hari, sistem satelit akan memonitor sekitar 3,8 juta hektare lahan, yang juga terdiri dari pemasok kayu pulp APP dan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil. RADARSAT-2 mampu menembus awan dan curah hujan untuk mendeteksi gangguan hutan walau halus sekalipun, bahkan di area sekecil 0,5 hektare.

“Melalui kerja sama dengan MDA, kami dapat memantau kondisi hutan yang kami kelola dan dengan cepat menyelidiki, serta menyelesaikan gangguan dan melestarikan sumber daya alam yang berharga.” kata tutur Direktur Sustainability APP Sinar Mas Elim Sritaba.

Satelit RADARSAT-2 memiliki kemampuan pengamatan global beresolusi tinggi, sehingga memungkinkan untuk memperoleh data terlepas dari kondisi cahaya atau cuaca. Satelit ini juga memungkinkan pengguna untuk melihat kembali pencitraan yang telah diambil kapan pun dibutuhkan.

“Kami bangga atas teknologi satelit ini karena mampu mendeteksi dengan cepat dan akurat ketika kerusakan terjadi, sehingga dapat membantu pelestarian hutan hujan Indonesia,” ujar Group President MDA Mike Greenley.

Informasi yang diberikan cocok untuk industri yang membutuhkan pemantauan wilayah secara luas maupun pengamatan yang ditargetkan, seperti pengamatan maritim, pertahanan dan keamanan, manajemen penggunaan lahan, pertanian, serta manajemen bencana dan sumber daya alam.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah (FotoIst)

Kamis, 02 April 2020 - 21:50 WIB

Perpu Nomor 1 tahun 2020 Beri Kewenangan Tambahan LPS Dalam Menjamin Dana Nasabah Akibat Pandemi Covid-19

Dalam konferensi pers bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, dan Ketua Dewan Komisioner OJK pada tanggal 1 April 2020 melalui video conference,…

Stop Kekerasan Terhadap Wartawan

Kamis, 02 April 2020 - 20:54 WIB

Setelah Tabrak SOP WHO, Oknum Protokol Anak Buah Walikota Palembang Tantang dan Ancam Wartawan Saat Press Confrence Covid-19

"Kami ini manusia juga, kenapa kami dikumpulkan di tempat berdesakan seperti ini, sesuai SOP WHO harus menjaga jarak minimal 1,5 meter untuk mencegah penyebaran Covid-19," ungkap satu wartawan.…

Dirjen Tanaman Pangan Suwandi saat tinjau banjir di Indramayu

Kamis, 02 April 2020 - 20:45 WIB

Kementan Kirim Benih ke 2.708 Hektar Lahan Terdampak Banjir Indramayu

Dampak iklim ekstrim yang terjadi di awal Maret 2020 mengakibatkan banjir di wilayah Kabupaten Indramayu, dampaknya dilaporkan banjir menggenangi beberapa areal persawahan. Dengan respon cepat,…

Pemasok bawang putih sedang berada di gudangang

Kamis, 02 April 2020 - 20:27 WIB

Harga Bawang Putih Melambung di Musim Corona, KPPU: Ingat Pemerintah Dapat Mem-Blacklist Anda Para Importir Nakal

KPPU sendiri telah meningkatkan pengawasannya atas sektor pangan guna menjaga agar tidak terdapat pelaku usaha yang secara bersama-sama menahan pasokan atau memberikan harga yang sangat tinggi…

Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jakarta

Kamis, 02 April 2020 - 19:40 WIB

OJK Tindaklanjuti Perpu 1 2020

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik, mendukung dan menindaklanjuti penerbitan Perpu 1 Tahun 2020 dalam rangka menghadapi risiko penurunan perekonomian nasional dan stabilitas sistem…