Pemkab Mimikia: PT Freeport Telah Merumahkan 1.087 Karyawan

Oleh : Herry Barus | Minggu, 26 Februari 2017 - 05:58 WIB

Tambang Freeport Grasberg di Provinsi Papua, Indonesia. (Dadang Tri/Bloomberg via Getty Images)
Tambang Freeport Grasberg di Provinsi Papua, Indonesia. (Dadang Tri/Bloomberg via Getty Images)

INDUSTRY.co.id - Timika- Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua mengharapkan kisruh yang terjadi terkait kelanjutan kontrak pertambangan PT Freeport Indonesia segera diakhiri agar dapat meminimalkan dampak seperti pemutusan hubungan kerja massal karyawan.

"Pemerintah Kabupaten Mimika hanya mau mengatakan kapan polemik ini bisa segera berakhir. Kami tidak mungkin melawan atau menentang atau memusuhi pemerintah pusat. Semoga pemerintah dan pihak perusahaan bisa menemukan jalan keluar terbaik," kata Kepala Dinsnakertrans-Perumahan Rakyat Mimika Septinus Soumilena kepada awak media di Timika, Sabtu (25/2/2017.

Septinus mengatakan keputusan pemerintah pusat yang tidak lagi memberikan izin ekspor konsentrat kepada PT Freeport Indonesia, kemudian berimbas pada terhenti produksi perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu, memicu terjadi PHK (Freeport menggunakan istilah dirumahkan, Red) besar-besaran karyawan Freeport maupun karyawan perusahaan-perusahaan subkontraktornya.

Berdasarkan data yang diterima Disnakertrans-PR Mimika, hingga Kamis (23/2), sudah 1.087 karyawan telah dirumahkan dan di-PHK oleh perusahaan-perusahaan tempat mereka bekerja.

"Apa yang diputuskan oleh pemerintah di tingkat atas ada sisi positifnya, tetapi ada juga sisi negatifnya. Sekarang sisi negatif itu yang kami semua tanggung. Kondisi buruk ini bahkan akan terus berlangsung selama belum ada 'win-win solution' antara pemerintah dengan PT Freeport," ujar Septinus Soumilena pula.

Pemkab Mimika, katanya lagi, sudah membentuk tim untuk membahas dampak yang terjadi akibat kisruh PT Freeport tersebut.

Hasil kerja tim ini rencananya akan dilaporkan kepada Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri saat kunjungan ke Timika dalam satu-dua hari ke depan, bahkan hingga ke Presiden Joko Widodo di Jakarta.

Sementara itu, anggota DPRD Mimika Gerson Harold Imbir mengatakan jumlah karyawan yang mengalami PHK jauh lebih banyak dari data yang dilaporkan ke Disnakertrans-PR Mimika.

Sesuai data yang diterima DPRD Mimika, total karyawan yang telah di-PHK hingga Jumat (24/2), mencapai 1.118 orang, terdiri atas 1.053 pekerja Indonesia dan 65 pekerja asing (expatriat).

Rincian karyawan yang telah di-PHK atau dirumahkan yaitu Pangan Sari Utama sebanyak 228 orang, Trakindo Utama sebanyak 195 orang, Redpath sebanyak 121 orang (termasuk 31 pekerja asing), Jasti Pravita sebanyak 35 orang, Osato sebanyak 35 orang, Srikandi sebanyak 26 orang, Orica sebanyak delapan orang, Strukturindo sebanyak 145 orang.

Selanjutnya, Intecs sebanyak tiga orang, RUC sebanyak 75 orang (termasuk 11 pekerja asing), PJP Catering satu orang, Deka Pentra sebanyak 20 orang, Pembangunan Perumahan (Persero) sebanyak 102 orang, Inamco satu orang, Radian Utama Interinsco dua orang, Kuala Persada Papua Nusantara dua orang, Ika Arta Sukses Sentosa satu orang, Halilintar Lintas Semesta dua orang, Komoro Maxima Integra satu orang, dan Leighton sebanyak 41 orang.

Adapun karyawan permanen PT Freeport yang telah dirumahkan sebanyak 74 orang (23 orang di antaranya merupakan pekerja asing).

Para pekerja asing PT Freeport telah dipulangkan kembali ke negaranya sejak 21 Februari 2017.

Para karyawan PT Kuala Pelabuhan Indonesia (KPI) kini resah lantaran pihak manajemen perusahaan itu telah mengumumkan akan melakukan pengurangan sekitar 500 karyawannya mulai Senin (27/2) hingga Sabtu (4/3).

"Sudah ada pengumuman dari manajemen bahwa mulai pekan depan sebanyak 500 orang karyawan akan dipulangkan. Kami semua tidak tahu siapa-siapa yang akan dipulangkan. Kami semua resah dan bingung mau cari kerja apa lagi untuk membiayai hidup keluarga," ujar salah seorang karyawan PT KPI.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

ASEAN – Cina Promosikan Cara Hadapi Pandemi dengan One Health

Selasa, 17 Mei 2022 - 12:26 WIB

ASEAN – Cina Promosikan Cara Hadapi Pandemi dengan One Health

Bali-Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan selama 19 tahun, ASEAN dan Cina telah menghadapi beberapa wabah yang disebabkan oleh penyakit zoonosis, seperti Sindrom Pernapasan Akut…

Seruan Masyarakat Menyelamatkan Tanah

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:52 WIB

Seruan Masyarakat Untuk Menyelamatkan Tanah Bergaung di Kota-Kota Besar Indonesia

Desakan ini terus menggaung seiring dengan diselenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) COP15 Perserikatan Bangsa-Bangsa Untuk Melawan Desertifikasi (UNCCD) di Abidjan, Pantai Gading, 9-20…

Danau Tekapo, Selandia Baru (www.tripzilla.id)

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:45 WIB

Mulai Juli 2022, Selandia Baru Buka Perbatasan sepenuhnya untuk Wisatawan Asing

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern baru-baru ini mengumumkan bahwa negara itu akan sepenuhnya membuka kembali perbatasan internasionalnya mulai 31 Juli 2022. Hal yang serupa juga berlaku…

Tim Indonesia, Arabic Braille Converter

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:44 WIB

Bikin Bangga, Tim Indonesia Masuk Lima Besar Hackathon Microsoft AI for Accessibility Tingkat Asia Pasifik

Tim dari Indonesia, Arabic Braille Converter, berhasil terpilih sebagai lima besar kompetisi Hackathon Microsoft AI for Accessibility (AI4A) tingkat Asia Pasifik. Di tahun ketiganya, Hackathon…

 Maybank Indonesia Hadirkan Solusi untuk Wujudkan Properti Idaman Melalui Pembiayaan Properti iB

Selasa, 17 Mei 2022 - 11:38 WIB

Terungkap Cara Maybank Indonesia Wujudkan Properti Idaman Melalui Pembiayaan Properti iB

Jakarta – PT Bank Maybank Indonesia, Tbk. (Maybank Indonesia atau Bank) melalui Unit Usaha Syariah (UUS) Maybank menggiatkan kembali produk pembiayaan properti yang ditujukan bagi seluruh…