INDUSTRY.co.id, Jakarta -Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tengah menyiapkan skema khusus kepemilikan rumah bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri hingga generasi milenial untuk mempermudah masyarakat memiliki rumah.
"Dengan skema baru yang disiapkan untuk ASN, TNI, Polri, termasuk milenial, pasti anak saya pun kalau bekerja tidak akan bisa beli rumah tanpa adanya upaya subsidi dari pemerintah," kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Jumat (21/12/2018)
Perluasan skema FLPP ini, lanjutnya, coba diusulkan agar tidak ada batasan gaji dari calon pembeli, hingga diperbolehkan bangun rumah yang lebih luas dengan uang muk dan bunga yang lebih rendah.
"Jadi skearang sedang dirumuskan OJK, Kementerian Keuangan, Bappenas, dan PUPR. Mudah-mudahan dengan itu pasar properti lebih bergairah, termasuk penyediaan rumah bagi kita semua," ungkap dia.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menyampaikan, skema baru ini ke depan akan coba mengkategorikan milenial ke dalam beberapa kelompok.
"Ada klasternya, ada milenial kota dan daerah, tidak disamakan. Kemudian ada milenial skala setengah baru misalnya, mulai berkembang atau sudah berkembang. Ini kita bedakan nanti. Ada kelompok-kelompok milenial," sambungnya.
Lebih lanjut, ia turut menyarankan kelompok milenial yang baru memasuki dunia kerja, agar tidak terburu-buru dalam membeli rumah tetap.
"Saya sih sarannya kalau milenial masih pemula dan belum berkeluarga, tinggal di rusunawa. Sambil cari modal, sudah mampu, baru beli rumah dengan subsidi tadi,"pungkasnya