Menteri Jonan Resmikan SPLU Mobil Listrik

Oleh : Ahmad Fadli | Rabu, 12 Desember 2018 - 15:44 WIB

Menteri ESDM Ignasius Jonan mencoba mobil listrik buatan ITS
Menteri ESDM Ignasius Jonan mencoba mobil listrik buatan ITS

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan belum lama ini meresmikan Green Energy Stationdi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak Umum (SPBU) 31.129.02 milik PT Pertamina (Persero), Kuningan, Jakarta Selatan. Dengan konsep Green Energy, SPBU tersebut kini juga telah menyediakan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) untuk mobil listrik.

"Saya ucapkan selamat ada inisitif baru dari Pertamina untuk menerapkan energi baru terbarukan di kegiatan usaha Pertamina," ujar Jonan dalam sambutannya.

Jonan mengungkapkan, dalam rangka mendukung penggunaan energi yang ramah lingkungan ia berharap SPBU milik Pertamina dapat memanfaatkan 25% dari kebutuhan listrik SPBU dari sumber energi terbarukan. "Kalau bisa 6.500 SPBU yang pakai logo Pertamina semua menggunakan solar panel, minimal untuk penerangan," pesan Jonan.

Hadirnya mobil listrik yang beremisi rendah ini, menurut Jonan, akan dapat bersaing dengan mobil konvensional yang berbahan bakar minyak. "Mobil listrik nantinya agar dibuat bersaing dengan combustion engine. Mobil listrik bukan hanya masa depan bangsa tetapi masa depan dunia, energi yang lebih ramah lingkungan," tegasnya.

Jonan berpesan, dalam implementasinya ke depan, SPLU yang disediakan Pertamina adalah SPLU yang efisien. "SPLU-nya (nanti) agar dicari yang fast charging-nya kurang dari 10 menit, jadi orang tidak terlalu lama menunggu," ungkap Jonan.

Kehadiran SPLU menjadi salah satu faktor paling penting dalam menunjang keberlangsungan kendaraan listrik di Indonesia. Secara umum, proyek kendaraan listrik bertujuan meningkatkan ketahanan energi nasional energi nasional dengan menerapkan 4 (empat) prinsip, yaitu Availability, Accessibility, Affordability, dan Accessibility.

Selain itu, proyek ini diharapkan dapat mengurangi masalah lingkungan, dikarenakan berkurangnya konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) digantikan dengan sumber energi lain, mengantisipasi menipisnya cadangan energi fosil dari tahun ke tahun akibat ketidakseimbangan antara tingkat konsumsi BBM dengan jumlah produksinya, serta menghadirkan energi lebih efektif dan efisien karena sumber listrik bisa diperoleh dari energi primer lokal, seperti biomassa, gas, panas bumi, air, hingga angin.

Saat ini, Pemerintah tengah memfinalisasikan regulasi khusus guna mempercepat program Kendaraan Bermotor Listrik untuk transportasi jalan yang merupakan melalui Rancangan Peraturan Presiden (RPerpres). Rancangan regulasi ini mencakup pengaturan kendaraan bermotor listrik yang penggerak utamanya menggunakan Motor Listrik dan mendapat pasokan sumber tenaga listrik dari Baterai atau Media Penyimpanan Energi Listrik lain secara langsung di dalam kendaraan maupun dari luar, sedangkan untuk kendaraan bermotor jenis hybrid mengikuti kebijakan Low Carbon Emmission Vehicle (LCEV).

Penyediaan infrastruktur SPLU nantinya dilaksanakan oleh badan usaha di bidang energi yang memiliki Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (IUPTL) dimana untuk pertama kali diberikan penugasan kepada PT PLN (Persero) dan dapat bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Negara bidang energi lainnya. Mengenai tarif SPLU telah ditetapkan dalam Permen ESDM No. 28/2016 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero) melalui pengaturan Tarif Tenaga Listrik Untuk Keperluan Layanan Khusus yang bisa dipertimbangkan menjadi tarif tenaga listrik antara PT Pertamina (Persero) atan PT PGN (Persero) untuk SPLU.

Kementerian ESDM beserta lembaga/kementerian teknis dan stakeholder yang terkait dalam program percepatan kendaraan bermotor listrik akan membentuk tim komite teknis untuk melakukan pembahasan terkait infrastruktur SPLU yang terdiri dari:

a. Fasilitas pengisian ulang (charging) yang terdiri atas instalasi catu daya listrik dan kotak kontak dan/atau tusuk kontak; dan

b. Fasilitas penukaran baterai atau media penyimpanan energi listrik. 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Gerbang Tol

Senin, 27 Mei 2019 - 15:00 WIB

Tarif Tol Jakarta-Merak Diskon 15 Persen saat Libur Lebaran

Pengelola jalan tol Tangerang-Merak, PT Marga Mandalasakti akan memberi potongan (diskon) tarif sebesar 15 persen yang akan diberlakukan 27 - 29 Mei sebelum puncak arus mudik dan 10-12 Juni…

Apacer AC633 USB 3.1

Senin, 27 Mei 2019 - 14:01 WIB

Pamerkan Portofolionya, Apacer Resmikan Program Terbaru di Computex Taipei 2019

Apacer, produsen storage kelas industri terkemuka di dunia hadir di COMPUTEX TAIPEI 2019 dan meresmikan program terbarunya “Welcoming Intelligent Connectivity” (Menyambut Konektivitas…

Penyanyi Pendatang Baru Gabriella Larasati membawakan Ost Dont Run Away

Senin, 27 Mei 2019 - 14:00 WIB

Gabriella Larasati Jadi Debutan Super Media Music

PT Super Media Produksi, sebuah rumah produksi Film yang didirikan pada mei 2018, oleh Unchu Viejay dan Adi Garing, yang dikenal, dengan karya perdana film horror berjudul don’t run away.…

Kolaborasi Alodokter dan Century

Senin, 27 Mei 2019 - 13:42 WIB

Alodokter Gandeng Century Ciptakan Sinergi Layanan Kesehatan

Kolaborasi ini memiliki visi untuk menciptakan sinergi layanan kesehatan terbaik yang memberikan banyak keuntungan bagi keluarga muda modern Indonesia.

Gelaran Unlock Your Creativity

Senin, 27 Mei 2019 - 12:19 WIB

Segera Meluncur di Indonesia, OPPO Ajak Konsumen Cicipi Smartphone Teranyar Reno Series

OPPO menggelar acara “Unlock Your Creativity” untuk memberikan kesempatan awal kepada konsumen dalam mencoba produk terbaru OPPO Reno Series, sebelum resmi diluncurkan di Indonesia.