INDUSTRY.co.id, Magelang - Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, peduli sampah di kawasan wisata Punthuk Setumbu mewarnai peringatan Hari Peduli Sampah Nasional tingkat Kabupaten Magelang, Selasa (21/2/2017).

Pada peringatan Hari Peduli Sampah yang dihadiri Bupati Magelang, Zaenal Arifin tersebut para pegiat lingkungan melakukan aksi pengambilan sampah di lokasi wisata Punthuk Setumbu.

Punthuk Setumbu merupakan salah satu tempat wisata untuk melihat "sunrise" di Kabupaten Magelang.

Melalui kegiatan memungut sampah di kawasan tersebut diharapkan objek wisata itu tetap bersih sehingga menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

Bupati menyampaikan perlunya mengambil hikmah dari tragedi longsor sampah di Desa Leuwigajah, Cimahi, Jabar, pada 21 Februari 2005 yang menewaskan 143 orang dan menimbun 137 rumah.

Ia mengatakan jika pengelolaan sampah tidak dilakukan dengan baik suatu saat akan menimbulkan masalah bahkan menimbulkan musibah bagi manusia.

"Saya sampaikan di tengah masyarakat kita, rasa kepedulian terhadap sampah akhir-akhir ini mulai luntur. Sering ditemukan di sudut kota dan desa banyak sampah berserakan dan menumpuk tanpa ada yang peduli sehingga kesan kumuh serta kotor menjadi hal biasa menjadi pemandangan sehari-hari," katanya.

Ia mengatakan berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang rata-rata jumlah sampah yang dihasilkan orang dewasa 0,47 kilogram per hari sehingga dari jumlah penduduk sekitar 1,2 juta jiwa sampah yang dihasilkan 564 ton per hari. Jumlah itu sangat besar.

"Melihat permasalahan sampah mulai hari ini (Selasa) harus mengubah paradigma baru atau cara memandang terhadap sampah yang semula tidak berguna sebisa mungkin diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk kehidupan," katanya.