INDUSTRY.co.id - Jakarta- Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) kembali dihidupkan setelah berhenti selama 20 tahun untuk melibatkan sektor swasta dalam bisnis industri jalan tol yang diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Advertisement

"Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) saat ini, sekarang, dan ke depan diharapkan sapat menjadi mitra yang benar-benar simbiosis mutualisme dengan kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), khususnya saling membantu karena apa yang kita putuskan merupakan lingkup public policy untuk pelayanan masyakarat," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam Pengukuhan Pengurus Aosisasi Jalan Tol Indonesia (ATI) periode 2018-2023 di Jakarta, Rabu (5/12/2018)

Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa ada skema mengenai pengelolaan industri jalan tol yang sesuai dengan kebijakan pemerintah yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo berkaitan dengan percepatan pembangunan infrastruktur.

Advertisement

"Pertama, financial variable diberikan kepada swasta. Kalau swasta tidak bisa masuk, mungkin dengan KPBU. Kalau KPUBU belum bisa juga, baru ditugaskan BUMN, baru APBN direct," tuturnya. Ia juga berharap ATI membantu pihaknya dalam proses pengambilan keputusan berhubungan dengan bisnis jalan tol, terutama dalam meningkatkan pelayanan tol kepada masyarakat. "Mereka sudah bayar saat menggunakan tol, pasti mereka menuntut services yang lebih baik juga," tambah Basuki Hadimuljono.

 

Advertisement