Hingga Oktober, Ekspor Kopi Instant Lampung Capai 36,9 Ton

Oleh : Herry Barus | Rabu, 07 November 2018 - 16:56 WIB

Kopi Ilustrasi
Kopi Ilustrasi

INDUSTRY.co.id - Bandarlampung- Ekspor kopi instan Provinsi Lampung pada Oktober 2018 mencapai 36,9 ton dengan nilai 334.082 dolar Amerika Serikat (AS).

"Jumlah itu naik bila dibandingkan bulan September 2018, dengan volume 34,8 ton senilai 312.698 dolar AS," kata Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung, Ferynia, di Bandarlampung, Selasa (6/11/2018)

Ia menyebutkan, ekpsor kopi instan atau dalam kemasan asal Lampung terus berlangsung meski tidak sebanyak ekspor biji kopi.

Menurutnya, sejumlah negara di kawasan Asean seperti Singapura, Malaysia bahkan Vietnam menjadi tempat tujuan ekspor kopi instan Lampung.

Lampung, lanjutnya, merupakan penghasil kopi robusta terbesar di Tanah Air dan biji kopinya diekspor ke sejumlah negara di dunia. "Berdasarkan data produksi biji kopi Lampung di atas 100.000 ton per tahun," ujarnya kepada awak media.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Danone-AQUA raih Penghargaan Industri Hijau

Senin, 16 Desember 2019 - 16:41 WIB

15 Pabrik Danone-AQUA Raih Penghargaan Hijau 2019 dari Kemenperin

Danone-AQUA mendapatkan Penghargaan Industri Hijau 2019 melalui 15 pabriknya dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia atas upaya Danone-AQUA yang secara aktif dan bijak menggunakan…

Fadel Muhammad berbincang dengan Direktur Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muhammad Maulana.

Senin, 16 Desember 2019 - 16:24 WIB

Crowdfunding Bisa Danai UKM di Pasar Modal

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perusahaan untuk go publik. Kelebihannya, perusahaan yang sudah jadi emiten sebutan yang sudah listing di pasar modal, akan diawasi banyak orang.

Kolaborasi EXSPORT x Shane Tortilla Bag

Senin, 16 Desember 2019 - 15:43 WIB

Exsport Ajak Remaja Perempuan Untuk Jadi Diri Sendiri Lewat Kolaborasi Exsport X Shane Tortilla

EXSPORT x Shane Tortilla Bag menggambarkan ekspresi remaja wanita saat ini dengan desain yang colorful dalam tas jenis sling bag dan totebag.

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 14:30 WIB

Asaki Desak Pemerintah Terapkan Safeguard dan Pembatasan Kouta Impor Keramik Asal India dan Vietnam

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto mengatakan, saat ini impor produk keramik dari India dan Vietnam angkanya sudah sangat mengkhawatirkan.

Sekjen Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono saat memberikan penghargaan industri hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 13:02 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp 3,49 Triliun

Berdasarkan data self asessment industri tahun 2018, dapat dihitung penghematan energi sebesar Rp 3,49 triliun dan penghematan air sebesar Rp 228,9 miliar.