Kenaikan UMP 2019 Disambut Industri Alas Kaki

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 25 Oktober 2018 - 17:53 WIB

Presiden Jokowi Sepatu Snaker Lokal Mampu Bersaing di Pasar Global (Foto Setkab)
Presiden Jokowi Sepatu Snaker Lokal Mampu Bersaing di Pasar Global (Foto Setkab)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Pemerintah memutuskan untuk menaikkan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2019 sebesar 8,03 persen. Lantas bagaimana respon pengusaha? Yah salah satunya dari Asosiasi Persepatuan Indonesia menyambut baik kenaikan UMP sebesar 8,03 persen tersebut.

“Asosiasi mengapresiasi terbitnya PP ini, setidaknya memberikan kepastian dunia usaha,” kata Direktur Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia, Firman Bakri.

Dia juga mengaku siap menjalankan kebijakan kenaikan upah karyawan per Januari 2019 mendatang. "Karena ini sudah ditetapkan jadi kesepakatan bersama, rasanya kami akan mematuhi regulasi karena ini sudah menjadi regulasi dan berjalan secara positif," ujarnya.

Kendati demikian, dia enggan mengomentari besaran kenaikan UMP 2019 sebesar 8,03 persen. "Kalau bicara masalah tinggi atau tidaknya, relatif," ujar dia.

Sebagai informasi, Dikutip dari Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor 8.240/M-Naker/PHI9SK-Upah/X/2018 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Tahun 2018 per 15 Oktober 2018.

"Data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi (pertumbuhan produk domestik bruto) yang akan digunakan untuk menghitung upah minimum tahun 2019 bersumber dari Badan Pusar Statistik Republik IndonesIa (BPS RI)," bunyi SE tersebut.

Berdasarkan Surat Kepala BPS RI Nomor B-216/BPS/1000/10/2018 Tanggal 4 Oktober 2018. lnflasi nasional sebesar 2,88 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional (pertumbuhan PDB) sebesar 5,15 persen.

"Dengan demikian, kenaikan UMP dan/atau UMK Tahun 2019 berdasarkan data Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional yaitu 8,03 persen," demikian tertulis dalam SE tersebut.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pembangunan Jalan Tol

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 19:22 WIB

Kantongi 30% dari Target, Waskita Karya Cetak Kontrak Baru Rp8,13 Triliun di Paruh Tahun 2020

 Presiden Direktur PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Destiawan Soewardjono mengungkapkan perseoran memiliki kontrak baru senilai Rp8,13 triliun per akhir Juni 2020.  Menurutnya proyek-proyek…

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan, dalam lawatannya ke Jayapura

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 19:15 WIB

KemenkopUKM Pacu Koperasi dan UKM di Papua Melek Digital

KemenkopUKM mendorong agar pelaku koperasi dan UMKM bisa melek digital dalam mempromosikan produk dan layanannya sehingga pangsa pasarnya lebih luas.

Mendikbud Nadiem Anwar Makarim

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 18:59 WIB

Terbitkan Kurikulum Darurat, Menteri Nadiem: Guru Tak Harus Lagi Kerja 24 Jam Tatap Muka dalam Seminggu

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 719/P/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan…

Ilustrasi Kawasan Pariwisata

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 17:30 WIB

Halo Pak Wishnutama! Industri Pariwisata Terpuruk, Komisi X: Belum Bisa Pulih Karena Kebijakan Sepotong-sepotong

Terpuruknya sektor industri pariwisata akibat wabah virus Corona (Covid-19) , belum bisa cepat pulih karena pemerintah sendiri belum memiliki kebijakan komprehensif. Wakil Ketua Komisi X DPR…

Petani sedang menanam padi

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 16:45 WIB

Kuartal III 2020, Pertanian Lokomotif Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun 2020 minus 5,32%. Hal ini membuat Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan prihatin. Ia berharap pemerintah segera tanggap mengambil langkah…