INDUSTRY.co.id - Jakarta, Setelah melewati proses penjurian yang sangat ketat, Gabriella Patricia putri asal Sulawesi Utara (Sulut) berhasil menyandang Putri Pariwisata Indonesia (PPI) 2018.
Malam grand final yang berlangsung di Sun City Ballroom Jakarta tersebut disiarkan live streaming di Eljhon TV, Jumat (28/9/2018) malam.
Menteri Pariwisata Arief Yahya didapuk memakaikan selendang penganugerahan kepada Putri Pariwisata Indonesia 2018 terpilih, Gabriella Patricia setelah mengunguli 37 finalis lainnya.
Acara yang diselenggarakan oleh Yayasan El John Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata tersebut telah memasuki tahun ke-11.
Dengan mengusung tema tema “Enjoying Wonderful Indonesia’s Sports Tourism”, 38 finalis dinilai oleh lima (5) dewan juri yang mempunyai keahlian di bidangnya masing-masing yaitu, Dra. Esthy Reko Astuty, M.Si. (Staff Ahli Bid. Multikultural Kementerian Pariwisata RI), Coreta Kapoyos (Fashion Designer), Musa Widyatmodjo (Fashion Designer), Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR (Founder & Director LSPR), dan Lois Merry Tangel (Miss Tourism Cosmopolitan International 2017).
Gaby (sapaan Gabriella Patricia) tidak pernah menyangka sebelumnya bisa menjadi putri pariwisata Indonesia 2018. Ia sudah menunggu hampir satu tahun lamanya.
“Sungguh gak menyangka bisa menang, sebenarnya tahun lalu saya mau ikutan Putri Pariwisata Indonesia 2017, namun gak bisa, karena masih menjabat sebagai Putri Bunga Tomohon, nah baru tahun ini bisa gabung, setelah selesai jabatan,” jawabnya seusai didapuk menjadi Putri Pariwisata Indonesia 2018.
Sementara itu, Menpar Arief Yahya mengatakan, tema "Enjoying Wonderful Indonesia’s Sports Tourism” sangatkah tepat. Menurutnya, promosi pariwisata melalui olah raga sesuatu yang sangat efektif.
"Liputan media internasional maupun nasional akan sangat tinggi saat event tersebut. Event sport tourism dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan destinasi dan atraksi wisata dalam waktu bersamaan," kata Menpar.
Ditambahkan Menpar, hal yang menarik tahun ini pemilihan PPI digelar bertepatan dengan Hari Pariwisata Dunia.
"Badan Pariwisata Dunia yaitu UN-WTO telah menetapkan tema Hari Pariwisata Dunia tahun ini dengan Tourism and The Digital Transformation atau sebagai Tahun Pariwisata dan Transformasi Digital,” imbuhnya.
Menpar berharap momentum tersebut menjadikan semangat seluruh finalis putri pariwisata untuk lebih gencar dalam mempromosikan pariwisata dan menjadi endorser pariwisata khususnya bagi daerahnya masing-masing melalui digital.
"Manfaatkan era digital untuk memperkenalkan wonderful Indonesia kepada dunia," terangnya.
Johnnie Sugiarto, Ketua Dewan Pembina Yayasan El John Indonesia mengungkapkan, tema ini kami usung karena melihat peran olahraga dapat menarik banyak wisatawan dan menggerakkan perekonomian sudah terbukti.
"Pengaruhnya juga semakin terlihat dengan dukungan teknologi IT dan media yang menyiarkan secara cepat dan luas. Hal ini bisa menjadi promosi wisata yang baik," ungkap Johnnie.
Para putri yang terpilih nantinya akan mempromosikan pariwisata Indonesia lewat berbagai event tidak hanya lokal namun juga internasional.