INDUSTRY.co.id, Jakarta -  Menyambut perhelatan akbar pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang berlangsung 15 Februari 2017, Relawan NKRI menyerukan agar pilkada dapat berjalan dengan langsung, umum, bebas, rahasia dan Jurdil.

Pihaknya menilai Pilgub DKI 2017 telah menimbulkan gesekan yang berpotensi memecah belah bangsa jika tidak disikapi secara baik dan bijak.

“Panasnya Pilgub DKI tidak semata-mata karena Jakarta adalah ibukota negara, tetapi lebih karena tingkah laku para elit yang memperlakukan DKI sebagai batu lomptan (Step stone) menuju pilpres 2019. Hal inilah yang menyebabkan ketegangan mencekam. Seolah-olah jabatan gubernur adalah sebuah harga mati,” kata Wakil Ketua Umum Relawan NKRI, Rambun Tjajo dalam keterangan resminya, di Jakarta, Senin (13/2/2017)

Pihaknya meminta agar seluruh elemen bangsa bisa menjaga situasi agar tetap kondusif, sesuai aturan hukum. Seluruh elemen relawan agar sama-sama berjuang. Juga menghimbau seluruh paslon agar bertarung secara ksatria dan menghindarkan diri dari praktek kejahatan pemilu.

Presiden agar fokus dan memastikan netralitas seluruh aparatur pemerintahan. Pancasila dan NKRI adalah final dan meminta agar seluruh elemen masyarakat bersatu menolak para petualang politik yang berlindung dibalik sentimen primordial dan SARA.

“Sikap kami memasuki pelaksanaan Pilkada serentak 2017. Kami memastikan bahwa seluruh elemen relawan secara langsung akan berada di TPS-TPS diseluruh penjuru untuk memastikan pelaksanaan pilkada yang memenuhi prinsip Luber dan Jurdil,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Relawan NKRI terdiri dari Buruh Sahabat Jokowi, Seknas Jokowi,Bara JP, Almisbat, Solmate, Prospera, Arus Bawah Jokowi, Guru Sahabat Jokowi dan lainnya.