INDUSTRY.co.id, Jambi - Kawasan permukiman warga Tionghoa (pecinan) di Kota Jambi dipadati sekitar seribuan warga dari berbagai etnis untuk menyaksikan perayaan Cap Go Meh 2017 yang diadakan umat Kong hu cu, Sabtu (11/2/2017) malam.

Warga yang datang tidak hanya dari etnis Tionghoa saja, melainkan ada pula warga dari sejumlah suku lainnya yang turut menyaksikan atraksi yang digelar di Kelurahan Talang Jauh, Kecamatan Jelutung.

Sejumlah atraksi dan ritual keagamaan digelar dalam perayaan Cap Go Meh, di antaranya atraksi dua tatung (orang yang kerasukan arwah leluhur) dan ritual pandu dewa atau memandu patung dewa dalam ajaran umat Kong hu cu.

Dalam pandu dewa itu, ada beberapa patung dewa yang diarak berkeliling dari satu kelenteng ke kelenteng lainnya oleh orang yang mempunyai kekuatan supranatural di kawasan pecinan itu.

Selain ritual keagamaan, juga digelar berbagai pentas hiburan seperti barongsai dan pesta kembang api yang dinyalakan oleh warga di kawasan tersebut.

Selain itu, di Kelenteng Hok Kheng Tong yang terletak di kawasan pecinan itu, juga menggelar kegiatan Cap Go Meh yang dihadiri Wali Kota Jambi Syarif Fasha dan sejumlah pejabat lainnya.

Pada Klenteng tersebut juga ramai dikunjungi warga keturunan Tionghoa yang merayakan malam Cap Go Meh bersama keluarganya.

Aben (25), salah satu warga yang mengunjungi kawasan tersebut mengaku perayaan Cap Go Meh tahun ini lebih ramai dari tahun-tahun sebelumnya. Sementara itu, suasana lalu lintas di sepanjang Jl Diponegoro yang merupakan akses jalan masuk ke kawasan pecinan tersebut sempat tersendat karena ramai kendaraan pengunjung yang akan masuk.

Sejumlah aparat kepolisian juga tampak mengatur lalu lintas dan berjaga di dalam kawasan pecinan itu.(iaf)