APP Sinar Mas Rayakan 60 Tahun Hubungan RI-Jepang dengan Penanaman Pohon

Oleh : Herry Barus | Rabu, 12 September 2018 - 14:00 WIB

APP Sinar Mas Rayakan 60 Tahun Hubungan RI-Jepang dengan Penanaman Pohon
APP Sinar Mas Rayakan 60 Tahun Hubungan RI-Jepang dengan Penanaman Pohon

INDUSTRY.co.id - Riau – Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas hari ini turut mempererat kemitraan Indonesia dan Jepang lewat kegiatan penanaman pohon balau merah bersama perwakilan bisnis kedua negara, the International Tropical Timer Organization (ITTO), Japan Agency for Environmental Business, dan pemerintah Indonesia di Kecamatan Tapung, Riau. Kegiatan yang dilakukan di lahan konservasi seluas 20 hektar ini menjadi bagian dari peringatan 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Inisiatif penanaman pohon yang dilakukan APP Sinar Mas setiap tahun ini merupakan tindaklanjut dari rekomendasi Profesor Akira Miyawaki dari Yokohama National University, Jepang. Dalam kunjungannya ke kawasan konservasi pemasok kayu APP Sinar Mas di tahun 2014, Profesor Miyawaki merekomendasikan penanaman spesies tumbuhan endemik untuk mempercepat pemulihan hutan yang rusak. Sejak itu, APP Sinar Mas, bersama dengan berbagai mitra dan pemangku kepentingan, telah menanam lebih dari 32.000 pohon di lahan konservasi seluas 67 hektar melalui kegiatan tahunan tersebut. 

Tahun ini, APP Sinar Mas juga memperingati lima tahun berjalannya Kebijakan Konservasi Hutan (FCP) yang menjabarkan komitmen perusahaan untuk mendukung perlindungan dan restorasi lingkungan di Indonesia.

“Sejak meluncurkan FCP, APP Sinar Mas senantiasa berupaya mendukung konservasi dan restorasi hutan di Indonesia melalui kemitraan dengan berbagai pihak, seperti kegiatan penanaman pohon hari ini,” ungkap Direktur Sustainability & Stakeholder Engagement APP Sinar Mas Elim Sritaba. “Pelaku usaha dan pakar lingkungan Jepang telah menjadi mitra yang loyal dalam perjalanan keberlanjutan APP Sinar Mas. Oleh karena itu, kegiatan hari ini menjadi cara kami untuk memperingati 60 tahun hubungan baik Indonesia dan Jepang.”

Kedutaan Besar Indonesia untuk Jepang, ITTO, Garuda Indonesia, Garuda Orient Holidays, Belantara Foundation, dan Sinar Mas Forestry termasuk di antara 64 peserta pada kegiatan penanaman pohon tahun ini. 

Dr. Riva Rovani, Atase Kehutanan dari Kedutaan Besar Indonesia di Tokyo, mengatakan, “Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang disusun di Perserikatan Bangsa-Bangsa merupakan panduan untuk mencapai masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan. Oleh karena itu, saya senang melihat kerja sama hari ini berkontribusi terhadap pelestarian sumber daya alam vital planet kita, sejalan dengan tujuan SDGs ke-13 untuk menanggulangi perubahan iklim dan tujuan ke-15 untuk mendorong pemanfaatan lanskap daratan secara berkelanjutan.”

 Bupati Siak Drs. H. Syamsuar seperti dalam siaran pers yang diterima Rabu (12/9/20180 mengatakan, “Konservasi dan restorasi hutan hujan tropis Indonesia harus tetap menjadi prioritas utama. Indonesia telah membuat kemajuan pesat dalam mengatasi tren deforestasi, khususnya di area gambut, tapi pekerjaan rumah kita belum selesai.”

Chairman Japan Agency for Environmental Business Mitsunori Kamiya menambahkan, “Indonesia dan Jepang telah lama menjalin hubungan yang spesial, dan kami bangga dapat bekerja berdampingan untuk mewujudkan tujuan bersama, yaitu melestarikan sumber daya alam. Seperti pohon yang kami tanam.”

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 22 April 2019 - 06:57 WIB

Usai Pemilu Investor Didorong Lirik 10 Saham Pilihan

Jakarta - Mengawali pekan pertama paska perhelatan besar pemilu, kondisi kepastian yang mulai terbentuk akan menjadi salah satu faktor pendorong untuk kembali naiknya IHSG hingga beberapa waktu…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 22 April 2019 - 06:32 WIB

Awal Pekan IHSG Bertahan di Atas 6500

Jakarta - Pergerakan IHSG secara teknikal cenderung membentuk pola bearish counter attack dengan indikasi kembali mengalami konsolidasi cenderung tertekan diarea level psikologis 6500.

Kapal Ternak (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 05:37 WIB

Kapal Ternak Sebagai Wujud Implementasi Program Tol Laut

Jakarta, Pemerintah telah mencanangkan program Nawa Cita salah satunya dengan menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim dengan implementasi Program Tol Laut yang secara umum dilatarbelakangi…

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersama YALISA Gelar OBSC

Minggu, 21 April 2019 - 20:39 WIB

Rayakan HUT Perusahaan dan Hari Kartini, Millennials Askrindo Bersihkan Ciliwung

Jakarta – Millenials Askrindo laksanakan Operasi Bersih Sungai Ciliwung (OBSC) bersama Komunitas Pencinta Ciliwung YALISA dari bentangan Kalibata sampai dengan MT Haryono dalam rangka merayakan…

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…