PT Angkasa Pura II Gandeng Bukit Asam Kembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Oleh : Hariyanto | Jumat, 07 September 2018 - 16:21 WIB

PLTS Ilustrasi (ist)
PLTS Ilustrasi (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Angkasa Pura II (Persero) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menjalin sinergi dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman sebagai bentuk kerja sama strategis yang saling menguntungkan.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin menuturkan, penggunaan PLTS merupakan langkah korporasi sebagai bentuk partisipasi dalam menjaga lingkungan serta menjadikan eco friendly airport dengan menggunakan sumber energi alternatif baru dan terbarukan selain fossil fuel.

“Tidak hanya itu, sebagai pilot project dalam implementasi eco friendly airport, kami juga menggunakan teknologi dengan sumber energi alternatif seperti penggunaan panel-panel surya untuk lampu penerangan jalan serta nantinya akan menggunakan bus listrik untuk operasional bandara perusahaan,” tutur Awaluddin, pada Jumat (7/9/2018).

Sementara, Director of Engineering and Operation AP II, Djoko Murjatmodjo, menambahkan, energi alternatif dan terbarukan diperlukan oleh perusahaan untuk menopang penggunaan listrik PLN yang sangat besar. 

“Dengan melihat dampak cost penggunaan listrik yang tinggi, maka apabila ada sumber energi listrik yang lebih murah dibandingkan PLN, dapat dipertimbangkan untuk menggunakan listrik alternatif dalam mencapai efisiensi operasi bandara. Ke depannya, akan dilanjutkan pembuatan PKS dengan aspek komersial di dalamnya,” jelas Djoko.

Ia menambahkan, AP II mengupayakan terus menerapkan operasi bandara yang ramah lingkungan sesuai standar emisi dunia dalam pengelolaan bandara. Oleh sebab itu, perusahaan merangkul Bukit Asam dalam penerapan sumber listrik alternatif yang lebih efisian, yakni PLTS. 

“Tidak hanya itu, AP II juga menggunakan mobil listrik di sisi operasional groundhandling bandara perusahaan sebagai bentuk partisipasi korporasi dalam menjaga lingkungan,” urainya.

Sementara, Direktur Utama PT Bukit Asam (Tbk), Arviyan Arifin, mengatakan penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan langkah awal sinergi antara Angkasa Pura II dan Bukit Asam, yang diharapkan sinergi bisa direalisasikan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua MPR Bambang Soesatyo

Rabu, 20 November 2019 - 04:00 WIB

Bamsoet Dorong Perdagangan Produk Indonesia ke Negara Eropa Tenggara dan Timur Balkan

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong perlunya Indonesia meningkatkan pasar perdagangan produk Indonesia hingga ke negara-negara di Eropa Tenggara dan Timur Balkan. Hal tersebut…

realme X2 Pro

Selasa, 19 November 2019 - 20:57 WIB

Rasakan Tampilan Terhalus Smartphone Flagship realme X2 Pro dengan Layar 90Hz dan Snapdragon 855+

Smartphone ini membawa standar baru ke dunia perponselan antara lain melalui kamera 64MP, In-display fingerprint, VOOC Flash Charge 3.0, dan desain trendi.

Samsung Memenangkan 46 CES 2020 Innovation Award

Selasa, 19 November 2019 - 20:45 WIB

Sebanyak 46 Inovasi Terbaru Samsung Menangkan CES 2020 Innovation Award

Samsung Electronics, pemimpin teknologi global, baru-baru ini mengumumkan bahwa 46 inovasi produk terbarunya telah mendapat pengakuan sebagai pemenang CES 2020 Innovation Awards, termasuk tiga…

Piaggio Indonesia Perluas Jaringan Diler Baru di Sleman

Selasa, 19 November 2019 - 20:31 WIB

Piaggio Indonesia Perluas Jaringan Diler Baru di Sleman

PT Piaggio Indonesia berkolaborasi dengan CV Kharisma Motor memperluas jaringan dengan pembukaan diler terbaru di Sleman, Yogyakarta untuk memberikan produk dan layanan berkualitas terbaik di…

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki menegaskan bahwa Musyawarah Nasional (Munas) Dekopin adalah wilayah civil society

Selasa, 19 November 2019 - 20:29 WIB

Terima Pengurus Dekopin yang Sah, Teten Masduki: Munas Itu Wilayah Dekopin

Jakarta – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki menegaskan bahwa Musyawarah Nasional (Munas) Dekopin adalah wilayah civil society yang tidak bisa dimasuki oleh negara. Sesuai…