INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 0,33% atau 20 poin ke posisi 5.963 pada akhir sesi perdagangan Jumat (24/08/2018) dibandingkan posisi pada akhir perdagangan sehari sebelumnya di level 5.982.

Pelemahan indeks pada rehat tengah hari ini disebabkan oleh penurunan harga 187 saham. Selain itu, ada 137 saham naik, 140 saham stagnan dan 189 saham tidak ditransaksikan. IHSG pada sesi pertama perdagangan hari ini bergerak pada kisaran 5.949-5.993.

Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp2,81 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp2,33 triliun, di Pasar Negosiasi sebesar Rp479,95 miliar dan di Pasar Tunai senilai Rp11,20 juta.

Total volume transaksi tercatat sebanyak 36,06 juta lot saham, hasil dari 153.197 kali transaksi. Investor asing membukukan pembelian saham bersih senilai Rp58,98 miliar dengan volume pembelian sebanyak 279.409 lot saham.

Sebanyak tujuh dari sembilan indeks sektoral BEI melemah. Indeks sektor aneka industri mengalami penurunan terdalam, yaitu sebesar 0,89% atau 11,3 poin ke posisi 1.255. Kemudian diikuti oleh indeks sektor konsumer dan indeks sektor infrastructure yang masing-masing tergerus 0,87% dan 0,69%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga dan menjadi top losers adalah LPPF yang harganya tergerus 3,33% atau Rp225 menjadi Rp6.525 per unit, UNTR yang harganya turun 2,36% atau Rp825 menjadi Rp34.175 per unit dan INTP yang harganya terpangkas 2,35% atau Rp400 menjadi Rp16.600 per unit.

Saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah BBCA yang harganya naik 2,34% atau Rp575 menjadi Rp25.150 per unit, INDF yang harganya meningkat 0,76% atau Rp50 menjadi Rp6.650 per unit dan ELSA yang harganya terangkat 0,55% atau Rp2 menjadi Rp362 per unit. (Abraham Sihombing)