INDUSTRY.co.id, Jakarta - Anak muda Indonesia diajak berwirausaha dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi digital sehingga dapat mempermudah dan meningkatkan transaksi dengan konsumen.
"Dengan teknologi, Anda dapat mengakses informasi untuk mengetahui sesuatu yang disukai dan tidak disukai konsumen," kata wirausahawan muslim Amerika Serikat Mohamed Geraldez dalam diskusi "Entrepreneurship, Digital Branding and Halal Economy" yang diselenggarakan Kedutaan Besar Amerika Serikat di @america di Mal Pacific Place, Jakarta, Selasa (7/2/2017) malam.
Selain itu, Geraldez yang juga pakar pemasaran digital menuturkan dengan penggunaan teknologi seperti media sosial maka dapat berhubungan intensif dengan konsumen dan memasarkan produk secara digital kepada orang banyak.
Dia mengatakan, memanfaatkan teknologi secara optimal adalah salah satu upaya untuk mengembangkan bisnis star up berbasis digital karena generasi saat ini dan akan datang akan tumbuh bersama perkembangan teknologi dengan telepon pintar di gengaman mereka.
Dalam kesempatan itu, Geraldez juga berbagi strategi memulai bisnis start up di antaranya mengetahui sasaran pasar dengan baik, mengetahui teknologi yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha dan memiliki daya saing.
Dia juga mengatakan agar tidak bertele-tele ketika bertransaksi dengan investor namun memasarkan produk kepada investor secara ringkas sehingga tidak menghabiskan waktu yang dapat menyebabkan kehilangan kesempatan kerja sama seperti untuk memperoleh penanaman modal dalam usaha.
Dalam kesempatan itu, Geraldez juga memotivasi anak-anak muda Indonesia untuk berani memulai usaha. Untuk memulai bisnis, maka calon wirausaha dapat memulainya dengan sesuatu yang disukai untuk ditekuni.
Jika tidak memiliki kegairahan saat memulai suatu usaha, maka akan mudah untuk menyerah ketika menghadapi kendala di tengah perjalanan membangun usaha karena tidak memberikan kekuatan sepenuhnya untuk mengerjakan sesuatu.
"Saya membangun suatu usaha karena saya itu yang saya inginkan. Saya bergairah melakukannya," ujarnya.(iaf)