Penertiban ODOL Harus Dilakukan Dengan Kajian Untuk Hindari Terhambatnya Arus dan Kegiatan Logistik Nasional

Oleh : Hariyanto | Senin, 23 Juli 2018 - 10:57 WIB

Ilustrasi Jembatan Timbang (ist)
Ilustrasi Jembatan Timbang (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menggelar  Focus Group Discussion (FGD) dengan pembahasan Rencana Penerapan Jembatan Timbang dan Kebijakan Penurunan Muatan Berlebih Angkutan Barang Pada Tanggal 1 Agustus 2018 yang diselenggarakan di Menara Kadin Jakarta, Senin (23/7/2018).

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perhubungan, Carmelita Hartoto mengatakan, persoalan truk over dimensi dannover loading (ODOL) merupakan salah satu keresahan pelaku usaha trucking selama ini.

Para pelaku usaha trucking menginginkan adanya perbaikan kinerja sektor trucking, dengan menertibkan truck ODOL agar mengurangi kemacetan untuk mendorong produktivitas angkutan truck dan menekan angka kecelakaan.

"Para pelaku usaha trucking juga memiliki keresahan yang sama soal ini," kata Carmelita pada FGD Kadin Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, hadir pula Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi serta para pelaku usaha trucking dan anggota Kadin Indonesia.

Sebagaimana diketahui, penertiban terhadap ODOL akan dimulai pada 1 Agustus mendatang. Sanksi yang disiapkan untuk penertiban pelanggaran ini adalah penilangan, hingga penurunan barang muatan.

Menurut Carmelita, penertiban truk ODOL harus dilakukan dengan melakukan kajian dan pertimbangan lebih dalam untuk menghindari terhambatnya arus dan kegiatan logistik nasional.

Carmelita berpendapat bahwa tindakan pencegahan akan lebih penting dan efisien dibandingkan dwngan tindakan penertiban. "Pencegahan ODOL bahkan akan mencegah membengkaknya biaya logistik akibat terkendalanya arus barang bika harus dilakukan penertiban," tambahnya.

Selain itu, lanjut Carmelita, penertiban ODOL yang akan dimulai kurang dari dua pekan kedepan ini memerlukan kerjasama dan kesamaan pemahaman seluruh stakeholder, baik pemerintah, pelaku usaha trucking dan juga para pemilik barang sebagai pengguna jasa.

Kesepahaman antara pemerintah, pelaku usaha trucking dan pemilik barang diperlukan agar terjadi kerjasama untuk bersama sama menekan terjadinya overloading pada angkutan truck.

"Kesepahaman antara pemerintah, pelaku usaha trucking dan pemilik barang sebagai pengguna jasa diperlukan agar penertiban ODOL pada awal Agustus mendatang dapat berjalan baik," ungkap Carmelita.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Agenda Business Matchmaking antara Startup dan BUMN pada event Nex-BE Fest 2022 di Bali, pekan lalu.

Rabu, 07 Desember 2022 - 06:42 WIB

Telkom Melalui MDI Ventures dan TMI hasilkan lebih 150 Potensi Sinergi antar BUMN dan Startup

Rangkaian event tahunan ‘Next Billion Ecosystem Festival’ (Nex-BE Fest) besutan MDI Ventures dan Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) yang merupakan anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero)…

Golden Rama Tours & Travel Persembahkan Tampilan Website Terbaru

Rabu, 07 Desember 2022 - 06:34 WIB

Golden Rama Tours & Travel Persembahkan Tampilan Website Terbaru Guna Memberikan Pelayanan Terbaik Bagi Pelanggannya

Dunia pariwisata dan perjalanan sudah mulai kembali pulih pasca pandemi. Sebuah laporan dari World Travel & Tourism Council yang berbasis di London mengindikasikan industri perjalanan di Asia-Pasifik…

Menteri BUMN Erick Thohir

Rabu, 07 Desember 2022 - 06:12 WIB

Menteri Erick Thohir: BUMN Siap Jadi Pembeli Siaga Bahan Pangan Pokok, Antisipasi Krisis 2023

Kondisi rantai pasok dunia diperkirakan masih terganggu pada tahun depan. Karena itu, salah satu kunci agar bisa bertahan, Indonesia harus mampu menjaga kondisi supply change atau rantai pasok…

Presiden Jokowi dan Wapres Amin

Rabu, 07 Desember 2022 - 06:00 WIB

Pemerintah Proyeksikan Perekonomian Nasional 2023 Tumbuh 5,3 Persen

Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional sampai akhir tahun 2022 berada pada angka 5,2 persen secara tahunan (year on year). Sedangkan pada tahun 2023, pemerintah memperkirakan…

Prajurit Yonif 5 Marinir Ikuti Apel Gelar Kesiapan Latihan Bersama Carat Ta 2022

Rabu, 07 Desember 2022 - 05:45 WIB

Prajurit Yonif 5 Marinir Ikuti Apel Gelar Kesiapan Latihan Bersama Carat Ta 2022

Dalam rangka mempersiapkan Latihan Bersama Cooperation Afloat Readiness And Training (CARAT) 2022, Prajurit Batalyon Infanteri 5 Marinir melaksanakan Apel Gelar Kesiapan yang dipimpin oleh Asops…