INDUSTRY.co.id - Bali, Deputy CEO UangTeman Rio Quiserto menyampaikan, ekspansi ke Bali seiring dengan angka permintaan yang terus meningkat. Hal ini terlihat dari persentase jumlah aplikasi yang masuk dari Bali terus bertambah.
Rio menerangkan, selama 22 bulan beroperasi di Indonesia UangTeman sebagai pelopor layanan pinjaman online mikro telah melayani di wilayah Jabodetabek, Yogyakarta, Magelang, Solo, Bandung, Surabaya, dan Semarang.
Adapun pinjaman dana tunai online yang disalurkan oleh UangTeman sebanyak 30% digunakan pada sektor produktif guna pengembangan UMKM.
“Kami berharap masyarakat di Bali dapat semakin mudah memperoleh akses pendanaan melalui UangTeman. Di sisi lain, kami juga optimistis mampu memperbaiki tingkat keseimbangan dan mempercepat distribusi pinjaman bagi UMKM di Bali maupun ke berbagai daerah lainnya di Indonesia yang selama ini belum tersentuh oleh industri bank serta lembaga pembiayaan,” ujar Rio melalui keterangan tertulis kepada INDUSTRY.co.id ,Jumat (3/2/2017).
Rio menambahkan, teknologi algoritma yang diusung oleh UangTeman fokus pada kecepatan dan credit scoring sehingga setiap aplikasi yang masuk dapat dengan mudah membaca karakter calon nasabah apakah dapat disetujui atau tidak untuk memperoleh pinjaman.
Rio menerangkan, dengan demikian inovasi tersebut mampu memitigasi risiko pada UangTeman yang hingga saat ini memiliki rasio kredit macet (non performing loan/NPL) berada di bawah 3%.
“Selain kemudahan, bagi nasabah yang sudah melunasi pinjaman pertamanya dengan tidak ada keterlambatan dapat memperoleh kenaikan jumlah pinjaman kedua dan seterusnya sebesar Rp 4 juta dengan biaya layanan yang menurun dari 1% per hari menjadi maksimal 0,75%." kata Rio.
Ia menambahkan, kelebihan lainnya, bagi nasabah yang ingin melunasi di awal tidak dikenakan penalti dan biaya layanan dihentikan saat di hari pelunasan sehingga tidak dihitung sampai jangka waktu berakhir saat perjanjian pertama.