INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik 0,67% atau 39 poin menjadi 5.947 pada sesi pertama perdagangan Jumat (13/07/2018) dibandingkan posisi pada akhir perdagangan sehari sebelumnya di level 5.907.

Advertisement

Kenaikan IHSG tersebut ditopang oleh peningkatan harga 231 saham di sesi pertama perdagangan. Di samping itu, ada 146 saham turun, 113 stagnan dan 160 saham tidak ditransaksikan sama sekali. IHSG di sesi pertama bergerak di kisaran 5.908-5.961.

Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp3,74 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp3,11 triliun, di Pasar Negosiasi sebesar Rp622,77 miliar dan di Pasar Tunai sebesar Rp122,62 juta.

Advertisement

Sementara total volume transaksi di sesi pertama hari ini tercatat sebanyak 56,23 juta lot saham, hasil dari 232.955 kali transaksi. Investor asing membukukan pembelian saham bersih sebesar Rp85,43 miliar, tetapi masih mencatatkan volume penjualan bersih sebanyak 161.283 lot saham.

Sebanyak tujuh dari sembilan indeks sektoral BEI menguat. Indeks sektor aneka industri mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 1,37% atau 16,06 poin ke posisi 1.190. Lalu diikuti oleh indeks sektor keuangan dan sektor perdagangan yang masing-masing meningkat 1,03% dan 0,99%.

Advertisement

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah BBTN yang harganya naik 9,09% atau Rp200 menjadi Rp2.400 per unit, ANTM yang meningkat 6,39% atau Rp55 menjadi Rp915 per unit dan INCO yang harganya terangkat 5,24% atau Rp220 menjadi Rp4.420 per unit.

Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah INTP yang harganya turun 2,54% atau Rp350 menjadi Rp13.425 per unit, BSDE yang harganya tergerus 2,35% atau Rp35 menjadi Rp1.455 per unit dan SMGR yang harganya susut 1,68% atau Rp125 menjadi Rp7.300 per unit. (Abraham Sihombing)

Advertisement