INDUSTRY.co.id - Denpasar — Erupsi Gunung Agung tak berpengaruh pada kegiatan di arena Bali Beyond Travel Fair (BBTF) 2018 di kawasan wisata Nusa Dua. Justru transaksi melonjak hampir 20 persen dari target semula Rp7,71 triliun menjadi Rp8 triliun.
"Dampak erupsi Gunung Agung tidak mempengaruhi para buyer untuk melakukan business to business (b2b) pada ajang internasional tersebut. Ini terlihat dari transaksi akhir hingga pecapaian melebihi target, yakni Rp8 triliun," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, I Made Badra, saat penutupan BBTF di Nusadua Badung, Jumat (29/6/2018).
Menurut I Made Badra, kegiatan BBTF 2018 merupakan ajang pameran wisata bertaraf internasional yang melibatkan banyak media dari luar negeri.
"Kegiatan ini juga dapat menjadi peluang bagi semua stakeholder di bisnis pariwisata untuk membuktikan kepada para buyer dan visitor serta mengajak mereka untuk melakukan tur mengelilingi Pulau Dewata agar dapat melihat pemandangan alam dan membuktikan Bali aman untuk wisatawan mancanegara," ujarnya.
Kabupaten Badung di BBTF 2018 menyediakan 3 bus ke Jakarta dengan 135 penumpang dan 14 bus ke Surabaya dengan 598 penumpang guna memfasilitasi para wisatawan yang berkeinginan melakukan perjalanan wisata ke luar Pulau Bali.
"Untuk penyediaan fasilitas ini, Kabupaten Badung telah mengelontorkan anggaran penyelenggaraan sebesar Rp7 miliar," sebutnya.
Sementara itu, ketua panitia penyelenggara BBTF 2018, I Ketut Ardana, mengaku puas dengan suksesnya gelaran ini dan juga hasil transaksi yang melebihi target.
Tak lupa ia juga mengungkapkan rasa bangga atas respons cepat dan sigap pemerintah setempat terkait dengan dengan erupsi Gunung Agung dengan mengaktifkan Bali Tourism Hospitality.
Bali Tourism Hospitality akan berfungsi pula sebagai Crisis Center Kementerian Pariwisata sekaligus memberikan layanan informasi dan memperkecil dampak erupsi bagi sektor pariwisata Bali. (Ant)