INDUSTRY.co.id, Jakarta - Bekerjasama dengan John Martin yacht rally organizer dari New Zealand, Kementerian Pariwisata menggelar internasional yacht rally bertajuk ‘Wonderful Sail To Indonesia 2018’. Pelaksanaan yang diselenggarakan selama lima bulan dimulai pada bulan Juli hingga November 2018 ini akan diikuti oleh 120 kapal layar dari 15 negara dengan menyinggahi 53 destinasi di wilayah perairan Indonesia.
"Reli layar ini juga terbesar karena diikuti 120 kapal layar dari 15 negara dengan menyinggahi 53 destinasi di wilayah perairan Indonesia," kata Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata Dwisuryo Indroyono Soesilo, saat jumpa pers di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (25/6/2018).
Wonderful Sail To Indonesia yang terdiri dari 5 reli layar dunia yakni, Wonderful Sail Anambas To Natuna, Wonderful West Kalimantan Rally, Back To Down Under Rally, Wonderful Sail2Indonesia, dan Wonderful Sail Indonesia.
Penyelenggaraan event Wonderful Sail To Indonesia 2018, kata Indroyono lebih lanjut, untuk mempromosikan potensi wisata bahari Indonesia yang tidak hanya sebagai lintasan kapal-kapal saja, namun menjadi destinasi wisata layar terbesar di dunia, salah satunya melalui kapal-kapal layar internasional.
"Event ini juga sebagai momentum untuk mempromosikan bahwa Indonesia memiliki regulasi (Perpres RI Nomor 79/ 2011, diubah dengan Perpres No 180/ 2014 dan disempurnakan menjadi Perpres No. 105/ 2015) yang memberikan kemudahan masuknya kunjungan kapa wisata yacht asing ke Indonesia,” imbuhnya Indroyono.
Berlangsung dari bulan Juli hingga November 2018, dimulai start dari New Zealand dan akan masuk ke Indonesia pada 25 Juli melalui entry port Debut di Kabupaten Maluku Tenggara dan akan akan mengakhiri pelayaran wisatanya atau keluar dari perairan Indonesia melalui exit port Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau pada 26 November 2018 mendatang.
Sementara untuk reli layar Wonderful Sail Indonesia (WSI 2018) yang diikuti 20 yachts akan mengambil start dari Darwin dan Cairns, Australia dan akan masuk ke Indonesia melalui entry port di Kupang pada 1 Agustus 2018. Reli ini akan berlangsung pada 1 Agustus hingga 6 November 2018.