INDUSTRY.co.id - Cianjur-Pesantren Tahfizh Al Uswah, Cianjur, Jawa Barat telah berdiri 4 tahun dan mempunyai 210 santri tingkat Sekolah Dasar Islam. Sebagian diasrama dan sebagian lainnya pulang pergi.
Pesantren ini khusus untuk menghasilkan para penghafal Al quran dengan target untuk tahun ini 12 juz kepada seluruh santri setelah lulus nanti.
KH. Misbah Saiful Bahri, S.Pd.I, Pimpinan Pesantren Tahfidz Al Uswah mengungkapkan, untuk menghafal ukuran anak SD dipergunakan metode Imam Syafii. Metode ini diterapkan dan terbukti sukses dalam menerapkan hafalan.
"Ada metode khusus, Imam syafii dalam riwayat disebutkan beliau baca 1 halaman 40 kali sampai per kata sudut hafal. Enggak heran Al Muwato kitab hadis dia, hafa. Usia 7 tahun hafal Al quran," kata dia di Cianjur, Jawa Barat, Minggu (3/6/2018).
Dalam menghafal, guru kata dia, santri disuruh membaca Al quran yang akan dihafal sebanyak 20 kali, setelahnya ditutup Al quran untuk dibacakan di luar kepala.
Setidaknya dengan cara ini, sambung dia, kurun waktu seminggu satu halaman dapat dihafal oleh para santri.
Mengingat ini adalah para santri SD, menurut dia, anak-anak didik dibina menghafal dengan suasana yang nyaman agar mereka mudah menghafal Al quran.
"Sekitar 90 persen target hafalan santri tercapai, semua baik hafalan dan murojaah oleh pihak pesantren," katanya.