INDUSTRY.co.id, Jakarta - Memasuki Ramadan dan libur Hari Raya Lebaran, masyarakat Indonesia mempunyai tradisi yang unik seperti kembali atau berkunjung ke daerahnya masing-masing atau biasa disebut mudik. Mereka yang mudik saat libur Lebaran, biasanya memesan tiket penerbangan, bis ataupun kereta api jauh-jauh hari sebelum Lebaran.
Momen Lebaran ini juga dimanfaatkan oleh pemudik untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga ke berbagai destinasi wisata yang mereka kunjungi atau destinasi wisata di kampung mereka masing-masing.
Untuk itu, Traveloka, perusahaan teknologi penyedia jasa travel dan lifestyle booking membuat suatu survei kepada 1.300 konsumennya. Berdasarkan hasil survei menunjukan beberapa tren para pemudik dan perilaku konsumen selama Ramadan dan Lebaran.
"Berdasarkan survei, 7 dari 10 orang berencana untuk mudik tahun ini," kata Public Relation Manager Traveloka, Busyra Oryza dalam acara Tren dan layanan Traveloka selama Ramadan dan Lebaran 2018 dan Buka Puasa Bersama di Artotel Thamrin, Jakarta, Rabu (30/5/2018).
Selain itu, Ia pun juga menyebutkan beberapa kegiatan mudik masih mendominasi dengan mengunjungi keluarga atau kerabat, kemudian mengunjungi tempat rekreasi, menginap di hotel dan mengunungi pusat perbelanjaan. Para pemudik juga masih memilih pesawat sebagai moda transportasi saat mudik.
"Sebanyak 60 persen para pemudik masih menggunakan pesawat sebagai transportasi untuk mudik, diikuti dengan 26 persen menggunakan kendaraan pribadi," sambungnya.
Busyra juga mengatakan ada empat destinasi populer mudik di tahun 2018 ini. "Destinasi populer selama mudik ada empat yakni Jakarta, Medan, Surabaya dan Makassar. Biasanya mereka yang dari Jakarta ke Surabaya, Medan dan Makassar. Lalu yang dari Surabaya ke Jakarta, Makassar dan Balikpapan. Sementara pemudik Medan mereka ke Jakarta, Batam dan Pekanbaru. Sedangkan, Makassar mereka ke Jakarta, Surabaya dan Kendari," pungkasnya.