INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) berkomitmen menghasilkan produk pembiayaan infrastruktur berwawasan lingkungan dan sosial berupa "green bond" untuk mengatasi permasalahan pemanasan global dan perubahan iklim.
"'Green bond' kami kalau lancar bisa selesai sebelum Juni (2018) berakhir," kata Direktur Utama PT SMI Emma Sri Martini dalam temu awak media di Jakarta, Kamis (17/5/2018)
Emma menjelaskan beberapa proyek sudah tersertifikasi sebagai proyek hijau, beberapa diantaranya yaitu proyek irigasi, bendungan, energi terbarukan, dan transportasi berwawasan lingkungan yang mereduksi emisi.
"Jadi kalau dari komitmen portofolio, kami sangat komprehensif tidak hanya teori tetapi juga dalam tataran implementasi proyek kami memastikan ESG (environmental, social and corporate governance) diaplikasikan di lapangan," kata dia.
Emma menyebutkan bahwa penerbitan "green bond" oleh PT SMI sebagai lembaga pembiayaan bisa menjadi yang pertama di Indonesia karena saat ini baru ada peraturan OJK saja namun belum ada korporasi yang menerbitkan.
"Green bond" adalah efek bersifat utang yang dana hasil penerbitannya digunakan untuk membiayai atau membiayai ulang sebagian atau seluruh kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan Emma menjelaskan "underlying" dari "green bond" harus berwawasan lingkungan, misalnya energi terbarukan dan transportasi massal ramah lingkungan yang mereduksi emisi kendaraan bermotor.
"Makanya ke depan kami mendorong beberapa kota yang populasinya lebih dari 1 juta penduduk untuk menerapkan transportasi massal agar kemacetan yang menimbulkan emisi bisa berkurang," kata dia.