INDUSTRY.co.id, Jakarta - Kemenperin mencatat ada sebanyak 300 IKM di sentra logam Ceper, Jawa Tengah telah menyerap tenaga kerja mencapai 3.200 orang yang mampu menghasilkan berbagai produk seperti perlengkapan PDAM, pompa air, manhole, anak timbangan dan pemberat.
Sedangkan, di sentra IKM logam Tegal, tercatat lebih dari 2.929 unit usaha dengan jumlah tenaga kerja mencapai 1.500 orang memproduksi komponen untuk mesin pertanian, perkapalan, mesin berat, dan otomotif.
Sementara itu, Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Kemenperin Endang Suwartini menjelaskan, IKM logam memiliki potensi pasar yang cukup besar di lingkungan industri besar dan BUMN.
"Misalnya, IKM Ceper, omset mereka yang berputar pada tahun 2015 mencapai Rp22,5 miliar dan diharapkan dengan kerja sama yang semakin sinergi dengan BUMN dan industri besar ini, omsetnya makin meningkat dari tahun ke tahun" terang Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Kemenperin, Endang Suwartini pada acara pertemuan bisnis di Jakarta (26/1/2017).
Manfaat yang didapat dari pelaku IKM selain kepastian pasar, juga dapat belajar untuk terus melakukan perbaikan kualitas produk, SDM, sistem manajemen mutu, serta meningkatkan akses informasi dan teknologi agar menjadi sosok mitra yang berdaya saing.
Endang menegaskan, sudah menjadi bagian dari tugas utama Kemenperin dalam memberikan fasilitas bantuan informasi pasar, promosi dan pemasaran bagi IKM sesuai amanat Undang-Undang Nomor 3 tahun 2014 tentang Perindustrian.
"Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan penetrasi pasar bagi produk-produk IKM di dalam negeri seperti pada sektor infrastruktur, produk elektronika, dan perkeretaapian" tambahnya.