INDUSTRY.co.id, Jakarta - Perhelatan Asian Games yang akan dilaksanakan pada 18 Agustus - 2 September 2018 menjadi kesempatan baik bagi Indonesia, pasalnya ajang penyelenggaraan olahraga internasional ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.
"Penyelenggaraan ajang olahraga internasional Asian Games juga memiliki dampak langsung dan tidak langsung yang berkontribusi terhadap pariwisata. Dampak langsungnya yakni peningkatan kunjungan wisman, berkembangnya infrastruktur, serta peningkatan ekonomi. Sementara, dampak tidak langsungnya yakni media value yang tinggi, nama Indonesia akan menjadi sorotan sekitar 200 negara yang menayangkan Asian Games 2018,"kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya, dikutip dari laman facebook Kemenpar, Jakarta, Senin (14/5/2018).
Menurutnya, media value atas pemberitaan tentang Asian Games 2018, membuat nama Indonesia semakin dikenal oleh negara-negara di dunia.
"Media Value Asian Games begitu tinggi. Karena itu, pariwisata Indonesia akan semakin hits karena adanya penyelenggaraan perhelatan olahraga akbar ini" imbuhnya Dia.
Memanfaatkan momen Asian Games 2018, Minggu (13/5/2018), diadakan 18th Parade Asian Games 2018 dilaksanakan di sekitaran Monas, tepatnya area Bundara Monas melewati Gedung Sarinah, Thamrin, lalu berakhir di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Event ini dilaksanakan dengan memanfaatkan 100 hari jelang Asian Games, tepatnya 98 hari menuju pesta olahraga terbesar di Asia. Ada 43 grup dengan total peserta mencapai 5.000 orang. Kementerian Pariwisata memberi support dengan mendatangkan Jember Fashion Carnaval (JFC) dalam parade tersebut.
Sebagai informasi, Asian Games 2018 menjadi ajang kedua yang digelar Indonesia. Ajang sebelumnya adalah Asian Games 1962. Saat itu, Indonesia untuk pertama kalinya menjadi runner up. Asian Games 1962 diikuti 24 negara dan 3.000 orang peserta. Namun, eranya sudah berubah. Asian Games 2018 diikuti 45 negara dan melibatkan 18.000 orang.