INDUSTRY.co.id, Palembang - Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Mufidah Jusuf Kalla mendorong Usaha Kecil Menengah (UKM) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) meningkatkan daya saing untuk menghadapi persaingan global.

Menurutnya, Sumsel memiliki bahan baku lokal yang terbilang banyak bagi UKM seperti anyaman, tanah liat untuk keramik, kayu, logam dan lain sebagainya. Sehingga harus dikelola dengan baik dalam menghadapi persaingan global yang terus berkembang.

"Untuk itu perlu dilakukan pelatihan untuk mendorong agar berdaya saing di tingkat global," ungkapnya usai membuka acara Sinergi Program Kementerian Koperasi dan UKM dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan TP PKK di Hotel Wyndham OPI Jakabaring, Jumat (11/5/2018).

Salah satu upaya yang bisa terus dilakukan, ungkapnya, ditatanya kembali manajemen, agar meningkatkan wawasan dan lebih berdaya saing. Dia mengaku, Dekranas sebagai mitra pemerintah untuk mengembangkan UKM yang ada sehingga programnya juga banyak bersinergi dengan berbagai pihak, dimulai dari sinergi antara dinas terkait seperti BUMN dan tim pengerak PKK.

"Dari Palembang ini ada produk songket jumputan dan berbagai kerajinan lainnya. Peranan Dekranas untuk mengali dan mengetahui yang potensial, lalu dikembangkan agar bisa dijual baik di lokal hingga mancanegara," tegasnya.

Salah satu upaya yang bisa terus dilakukan, ungkapnya, ditatanya kembali manajemen, agar meningkatkan wawasan dan lebih berdaya saing. Dia mengaku, Dekranas sebagai mitra pemerintah untuk mengembangkan UKM yang ada sehingga programnya juga banyak bersinergi dengan berbagai pihak, dimulai dari sinergi antara dinas terkait seperti BUMN dan tim pengerak PKK.

"Dari Palembang ini ada produk songket jumputan dan berbagai kerajinan lainnya. Peranan Dekranas untuk mengali dan mengetahui yang potensial, lalu dikembangkan agar bisa dijual baik di lokal hingga mancanegara," tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Alex Noerdin mengatakan, dalam perhelatan Asian Games 2018, setidaknya ada tiga ribu UKM dilibatkan untuk menyediakan oleh-oleh khas Palembang. Tujuannya agar Kota Palembang semakin dikenal oleh dunia melalui produk lokalnya.

"Ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah mendorong UKM agar berkreasi dan meningkatkan daya saing," ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, ada sekitar 30 ribu lebih UKM di wilayah Sumsel yang akan dimanfaatkan untuk momen Asian Games Agustus mendatang. “Produk lokal dari 17 kabupaten dan kota di Sumatra Selatan yang layak akan menjadi souvenir Asian Games,” katanya.