Memotong Rantai Pasok Tetap Jadi Solusi Stabilkan Harga Pangan

Oleh : Wiyanto | Rabu, 09 Mei 2018 - 15:23 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman (Dok Industry.co.id)
Mentan Andi Amran Sulaiman (Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Menteri Pertanian hari ini melakukan rapat koordinasi dengan Nakhoda Baru, Badan Urusan Logistik (Bulog), Komjen. Purn. Polisi, Budi Waseso. Rapat kordinasi yang pertama sejak ditetapkan sebagai Direktur Utama Perum Bulog juga hadir Kasad TNI, yang diwakili Aster Kasad.

Mentan Andi Amran Sulaiman, sebagai nara sumber utama, pada rapat kordinasi ini,  memaparkan, rencana dan evaluasi "Sergap". Serap Gabah Petani dan Pengadaan 1000 Unit Dryer, di 8 Sentra Produksi Gabah Nasional, di Jakarta, Rabu (9/5/2018).

Andi Amran Sulaiman, dalam paparannya, menekankan pada pentingnya komitmen dan sinergitas antar lembaga terutama dilapangan, Kementerian Pertanian, sebagai regulator dan bertanggung jawab pada sisi produksi dan Bulog sebagai operator.

Keduanya harus mengambil peran dan tanggung jawab bersama, demi "Merah Putih", kita duduk bersama disini, seluruh jajaran "Pimpinan" Kementerian dan Unit Pelaksana Teknis dilapangan BPTP, hadir memenuhi undangan Kabulog,  ini bertujuan agar konsolidasi dapat tercapai mulai dari bawah, bahkan ditengah-tengah kita.

Hadir juga Pimpinan TNI AD, yang diwakili, Aster Kasad, Mayjend. Supartodi, beliau ini penanggung jawab dan pelaksana dilapangan, sudah 3 tahun kegiatan ini kita lakukan, berbagai asumsi sudah kita jalankan namun hingga hari ini persoalan yang dihadapi belum tuntas, pekan ini kita, merasa ada hal baru, laporan angka serapan dalam pekan pertama penugasan Kabulog baru, serapan naik hingga 22.000 ton/ hari, ini luar biasa, walau data hari ini dari lapangan turun menjadi 17.000 ton.

Kami yakin dengan kepeminpinan Kabulog baru, pasti semua berubah, dan sinergitas akan terlaksana hingga target serap gabah, sesuai arahan Bapak Presiden di Rakortas, 2,2 juta ton, beras dapat tercapai, demikian juga hal nya menyangkut ketersediaan stok pangan untuk bulan Ramadhan dan Idul Fitri, sampai saat ini aman, tahun lalu, stablitas harga mendapat apresiasi terbaik dalam 10 tahun terakhir.

"Tahun ini kita berharap harus lebih baik dari tahun lalu, tidak ada alasan untuk tidak lebih baik, demi Merah Putih, mari kita bangun kerja sama yang saling mendukung, ujar Mentan.

Mentan, juga menunjukkan beberapa analisa pasar yang abnormal, selama ini indikatornya adalah "stok Bulog dan suplay ke Pasar Induk Cipinang" bila terpenuhi akan menurunkan harga, saat ini "Stok Bulog ada 1 Juta Ton dan Suplay di Pasar Induk Beras Cipinang lebih 40.000, Ton" namun faktanya harga tidak signifikan turun, berarti ada yang salah dan harus diperbaiki.

Andi Amran Sulaiman, juga menegaskan bahwa semua "Kebijakan" yang  diambil atas Perintah Bapak Presiden, bila ada kepentingan pribadi  "Saya" akan Mundur hari ini atau jajaran Pejabat Kementan, yang main-main, akan saya pecat dihadapan bapak sekalian, tegas,  Andi Amran Sulaiman, diakhir paparannya.

Aster Kasad, Mayjen. TNI, Supartodi, dalam paparannya, menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan komitmen Serap Gabah Petani, serta Swasembada Pangan, yang berdasarkan pada Perintah Panglima Tertinggi, MOU di Pangkalan Bun, antara Kementerian Pertanian dengan TNI, dan  Panglima TNI, menugaskan TNI AD, sebaga mitra,  untuk pencapaian Swasembada Pangan.

Kami Optimis Bulog dibawah Nakhoda Pak Buwas, akan lebih baik, sementara itu, Kabulog, Budi Waseso, pada saat doorstop dengan Media, mengatakan, akan bekerja lebih cepat. Bulog akan melaksanakan masukan dari Menteri Pertanian dan TNI, lihat aja nanti, ujar Kabulog yang namanya sudah sangat dikenal ini, seraya tersenyum.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Veolia

Senin, 24 Juni 2019 - 21:05 WIB

Veolia Water Technologies Establishes Asia Pacific Headquarters in Kuala Lumpur

Veolia Water Technologies, a leading solutions provider for both water and wastewater treatment, is pleased to announce the formation of its regional headquarters in Kuala Lumpur. The move from…

Suasana Konferensi Pers menyambut Harkopnas 2019 yang bakal diselenggarakan pada 12-14 Juli

Senin, 24 Juni 2019 - 20:59 WIB

Ini Alasan Harkopnas 2019 Diadakan di Purwokerto

Penetapan Purwokerto sebagai kota penyelenggara acara puncak Harkopnas 2019 adalah keputusan bernilai sejarah yang menarik.

Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 24 Juni 2019 - 20:00 WIB

IMF: Perang Dagang AS-Tiongkok Tak Ada Pihak yang Diuntungkan

Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok tidak akan menguntungkan pihak mana pun dalam jangka panjang, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde…

Ilustrasi Ekspor (ist)

Senin, 24 Juni 2019 - 19:45 WIB

Pemerinah Bakal 'Nendang' Ekspor Lewat Insentif Fiskal

Pemerintah terus melakukan terobosan kebijakan yang dapat menggairahkan iklim usaha di dalam negeri sehingga turut memacu pertumbuhan ekonomi. Salah satu langkah strategisnya, yang dalam waktu…

LinkedIn

Senin, 24 Juni 2019 - 18:10 WIB

LinkedIn: Tiga Rising Skills Ini Pengaruhi Inovasi dan Transformasi Perusahaan di Indonesia

LinkedIn, jaringan profesional terbesar di dunia, meluncurkan Laporan Future of Skills 2019, yang mengidentifikasi 10 rising skills (peningkatan keterampilan) yang paling tinggi di antara…