INDUSTRY.co.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sudah menetapkan alokasi gas Lapangan Abadi, Blok Maresela ke tiga perusahaan lokal. Ketiga perusahaan tersebut adalah PT Pupuk Indonesia, Elsoro Multi Prima/Sojitz, dan Kalimantan Metanol Indonesia.
Alokasinya sudah, jadi sudah ada alokasi gas Marsela, investornya juga sudah ada. Surat resmi sudah ada, kata Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (25/11/2016).
Ketiga perusahaan yang akan menikmati gas dari Lapangan Abadi Blok Masela. Mereka adalah PT Pupuk Indonesia dengan alokasi 240 mmbtu, Elsoro Multi Prima/Sojitz sebanyak 100 mmbtu dan Kalimantan Metanol Indonesia (KMI) sebesar 130 mmbtu.
Pihak Kementerian Perindustrian tidak membantah nama-nama perusahaan tersebut. Menurut Direktur Industri Kimia Hulu Kementerian Perindustian Muhammad Khayam, ketiga perusahaan itu baru diusulkan berdasarkan hasil diskusi dengan Kementerian ESDM dan SKK Migas.
Usulan tersebut juga sedang ditindaklanjuti dengan kontraktor Blok Masela, yakni Inpex dan Shell. Sedang dibicarakan alokasi gas untuk sektor industri dari lapangan gas Abadi ( Masela), kata dia