INDUSTRY.co.id - Batam, Pertumbuhan ekonomi di Kota Batam terus mengalami penurunan. Bahkan, penurunan kali ini merupakan pengalaman terburuk sepanjang sejarah Kota Batam. 

Advertisement

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) dalam sambutannya pada acara Business Forum yang diselenggarakan oleh Himpunan Kawasan Industri (HKI) di Nagoya Hill Hotel, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (2/5/2018).

"Pemerintah telah menargetkan dalam dua tahun terakhir ini pertumbuhan ekonomi di Batam harus mencapai 7 persen," katanya. 

Advertisement

Ia menambahkan, saat ini Batam masih sangat mengandalkan tiga sektor industri manufaktur yaitu industri elektronik, industri galangan kapal, dan industri yang berbasis migas. 

"Kondisi minyak dunia saat ini sangat mempengaruhi pertumbuhan industri yang berbasis migas di Batam. Mau tidak mau kita kena imbas dari kondisi tersebut," ujar Lukita. 

Advertisement

BP Batam melihat ada dua hal yang paling penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Batam yaitu, mencari sumber pertumbuhan industri baru dan memberikan kepastian kepada investor melalui perizinan. 

"Saya yakin bila kedua hal tersebut dilakukan dalam dua tahun, terget pertumbuhan ekonomi Batam akan kembali mencapai 7 persen," terangnya.

Advertisement