INDUSTRY.co.id, Jakarta - Berbicara tentang kuliner khas nusantara, Indonesia kaya akan beraneka ragam rasa cita rasa otentil yang ditampilkan tiap ragam masakan ditiap daerah. Salah satunya yaitu di kawasan Ranu Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Advertisement

Namanya Kreco, kuliner ini merupakan keong kecil yang biasanya hidup dan menempel di tepi-tepi Ranu Klakah. Hal dikatakan oleh Zaki Zulkarnaen, Seksi Kuliner Kelompok Sadar Wisata Ranu Klakah, Lumajang, Jawa Timur.

"Kreco merupakan keong kecil yang biasanya menempel di tepi-tepi Ranu Klakah," katanya saat ditemui di Ranu Klakah, Lumajang, Senin (9/4/2018).

Advertisement

Biasanya, para penduduk di sekitaran ranu mengambilnya dan dijadikan makanan para warga. Untuk penangkap Kreco, para warga menangkapnya dengan perangkap.

"Biasanya Kami taruh daun kelapa di dalam danau semalaman, nanti Kreco akan menempel dan baru paginya diambil," jelas Zulakrnaen.

Advertisement

Untuk menikmati Kreco, berbagai olahan bisa dibuat seperti dioseng, dipepes menggunakan parutan kelapa ataupun direbus dengan bumbu rempah. Biasanya, makanan ini disebut oleh warga sekitaran Danau Klakah menyebutnya Sayur Kuah Kunci.

"Kalau mau dijadikan sayur, kreco direndam dulu dengan takaran satu mangkong air untuk seperempat kilo kreco. Direndam selama sehari semalam, cangkang bagian belakang dibuang dulu agar kotoran keluar semua. Lalu, dimasak cangkangnya direbus. Sementara, kalau dioseng, bagian dalamnya saja tidak direbus tinggal diongseng. bahan-bahannya pakai lada, bawang putih, pala, merica dan kunyit sedikit untuk menghilangkan bau amis," pungkasnya.

Advertisement

Bagi Kamu yang penasaran ingin mencicipi kreco, Kamu bisa menemukan di warung apung yang berada di tepi Danau Klakah. Untuk harga, Kamu cukup membayar Rp12 ribu untuk per kilogramnya saja.