INDUSTRY.co.id, Ternate - Indonesia memang kaya akan tempat wisata alam yang indah, salah satunya di Ternate. Banyak yang tidak tahu bahwa ternyata Ternate mempunyai kawasan wisata alami yang melimpah. Karena, Ternate dikelilingi oleh kumpulan pulau-pulau yang berpotensi sebagai wisata alam yang harus dikembangkan lagi.

Advertisement

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ternate, Maluku Utara melakukan perubahan dalam lima kawasan home industri lokal yang menjadi skala prioritas dengan wisata alam dan sejarah yang ada di Ternate.

"Untuk lebih menarik para pengunjung saat berkunjung ke-Industri lokal sehingga industri lokal kita semakin diminati karena ada spot-spot baru di hom industri dengan membangun kawasan industri wisata," ucap Kadisperindag Kota Ternate, Nuryadin Rahman di Ternate, Minggu (22/01/2017)

Advertisement

Nuryadin mengatakan, tidak hanya dengan kaya akan wisata alamnya, Ternate memiliki sentral industi yang sangat banyak dan dari industri kerajinan serta industri-industri lain sehingga ditetapkan tidak muluk-muluk sehingga di tahun ini proritaskan lima sentral industri unggulan.

"Sekarang ingin kita buat drommetnya internal Disperindag seperti IKM Wisata yang masuk skala proritas yaitu bambu Cina atau bambu loreng," lanjutnya.

Advertisement

Wilayah yang nantinya akan terintegrasi dengan wisata alam Cengkeh Afo yang akan dipusatkan di Malikrubu, Tongole, Bantuanteru. Tiga wilayah tersebut merupakan perkampungan industri kerajinan Bambu Cina. Harapannya, ketika wisatawan berkunjung ke Bambu Cina bisa sekaligus berwisata alam di Cengkeh Afo

Di Ternate ada minuman khas, yaitu sirup pala yang nantinya akan kita kaji ulang dan kita sudah berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI), kita akan mengumpulkan indiustri-industri sirup pala ini dan kita mengundang badan khusus yang meneliti tentang citra rasa dari pada sirup pala itu sendiri sehinga kita mau rubah kemasan, tambahnya.

Advertisement

Dengan mengubah kemasan dan labelnya, yang kemudian diubah pola distribusi dan produksinya. Sehingga, masyarakat akan diajarkan untuk membuat sirup dan dibarengi ilmu tentang manajemen bisnis. Dalam hal ini, pemerintah juga ikut membantu dengan memberikan fasilitas, saat Menteri Perdaganagn berkunjung, dan memberikan mesin pembuat kemasan yang berkapasitas 100 ribu botol.

"Batik Tubo juga menjadi unggulan dan terintegrasi dengan wisata Batu Angus dan Gunung Merapi. Tidak hanya untuk melihat Batik Tubu, para wisatawan bisa melihat kawasan wisata alam yang kita buat bangsal industrinya sehingga, para wisatawan bisa menikmati suasana Gunung Merapi, ada Batu Angus, serta Lereng Gunung Gamalama" tutupnya. (Ant)