INDUSTRY.co.id - Jakarta- Kerajinan logam yang dihasilkan dari sentra industri kecil dan menengah (IKM) di Dusun Tumang, Desa Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah mampu menembus pasar ekspor.

Produk dari perajin tembaga dan kuningan ini 53 persen didistribusikan ke Perancis, Australia, Malaysia, dan Amerika Serikat, sedangkan sisanya untuk pasar lokal seperti ke Jakarta, Surabaya, Bali, Yogyakarta, Bandung, dan Semarang.  

"Potensi ini luar biasa, yang akan terus kami kembangkan agar kualitas dan desain produknya makin berdaya saing di tingkat global" kata Dirjen IKM Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih, Jumat (20/1/2017)  ketika meninjau salah satu IKM tembaga di Boyolali, Jawa Tengah.

Produk-produk dari sentra tersebut, antara lain lampu hias untuk dalam maupun luar ruang, hiasan dinding, kaligrafi, meja, kubah, wastafel, bathtub, patung dan lainnya.  

Gati menyampaikan, nilai investasi dari sentra IKM logam Tumang mencapai Rp5,4 miliar pada tahun 2015. Jumlah IKM di lokasi tersebut saat ini sebanyak 640 unit usaha dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 2.344 orang. Setiap IKM rata-rata mempekerjakan 4-10 orang, namun ada yang lebih hingga 40 orang.

"Kami juga akan terus menumbuhkan wirausaha baru di sini melalui fasilitasi pemberian bantuan peralatan dan pelatihan" tuturnya.