INDUSTRY.co.id -Jakarta, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi Maret 2018 sebesar 0,20%. Angka ini naik dibandingkan tingkat inflasi Februari 2017 sebesar 0,17%.
Adapun inflasi tahun kalender Maret adalah 0,99%. Sementara, inflasi tahunan Februari 2018 sebesar 3,4% year on year (yoy).
Kepala BPS Kecuk Suhariyanto mengatakan, inflasi Maret 2018 lebih tinggi dari Maret 2017 yang mengalami deflasi sebesar 0,02%, dan juga lebih tinggi dibandingkan dengan Maret 2016 yang mengalami inflasi 0,19%.
"Perkembangan harga komoditas Maret menunjukan kenaikan. Hasil pemantauan BPS di 82 menunjukkan terjadi inflasi 0,20%. Terkendali," ujar Suhariyanto di kantor BPS, Senin (2/4/2018).
Ia mengatakan dengan memperhatikan target inflasi yang dipasang di APBN sebesar 3,5% maka angka 3,4% terbilang terkendali.
Dari 82 kota tersebut, sebanyak 57 kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Jayapura mencapai 2,10% dan inflasi terendah ada di Kota Sumenep sebesar 0,01%
"Sementara sisanya sebanyak 25 kota mengalami deflasi," terangnya.
Pantauan BPS menyebut, deflasi tertinggi ada di Kota Taul sebesar 2,3% dan deflasi terendah di Kota Bulukumba sebesar 0,01%.