INDUSTRY.co.id - Jakarta- Hotel Indonesia Group (HIG) akan menjajaki pengelolaan hotel-hotel swasta di seluruh Indonesia meski fokus utamanya mengelola hotel milik BUMN.

Advertisement

Direktur Utama Patra Jasa Muhamad Haryo Yunianto sebagai salah satu pendiri HIG di Jakarta, Selasa (27/3/2018) mengatakan penjajakan dilakukan terhadap sejumlah hotel, termasuk yang swasta, di sejumlah kota.

"Tidak hanya punya BUMN kok hotel-hotel yang kami kelola. Pemda DKI hotelnya juga sedang dalam proses (penjajakan). Kemudian ada beberapa hotel di Padang dan Semarang yang sedang kami jajaki untuk kami kelola," katanya.

Advertisement

Dengan masuk jaringan HIG, pengelolaan hotel akan dilakukan di bawah entitas baru yang dibentuk antara Patra Jasa dengan PT Hotel Indonesia Natour (Persero)/HIN itu. Kepemilikan saham HIN di HIG mencapai 51 persen sementara sisa 49 persen merupakan milik Patra Jasa.

Meski tidak ada transfer aset dalam pembentukan HIG kedua perusahaan bekerjasama dalam bentuk rantai pasokan, standardisasi produk dan oeprasional hingga pemasaran serta pelatihan.

Advertisement

"Nanti HIG akan mendapatkan royalti dari pelayanan yang kami berikan. Jadi polanya sama seperti Aston, InterContinental dan lainnya. Tapi ini milik BUMN," katanya.

Saat ini HIG telah mengelola 48 hotel milik BUMN dan menargetkan bisa mengelola hingga 60 hotel BUMN pada 2018.

Advertisement

Mayoritas hotel-hotel yang dikelola HIG berada di Jawa dan Bali serta Sumatera dan akan terus diperluas.

Hotel Indonesia Group (HIG) sendiri dibentuk pada akhir September 2016 oleh Kementerian BUMN. (Ant)