INDUSTRY.co.id - Jakarta-Data yang akurat sangat dibutuhkan pemerintah baik pusat dan daerah untuk menerapkan berbagai kebijakan yang dapat mensejahterakan masyarakat.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Asman Abnur, mengatakan, data yang masuk ke pemerintah jangan sampai salah karena sangat berbahaya bagi kebijakan publik.
"Data dimanfaat sebagai instrumen analisis prediksi masalah yang muncul, sehingga dapat diupayakan pencegahan. Hasilnya nanti bisa diambil sebagai kebijakan," kata dia di Jakarta, Rabu (28/3/2018).
Ia mengharapkan analisis data disertai alternatif dan prediksi yang diberikan pengambil kebijakan.
Terkait data, lanjut Asman, pihaknya punya data Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sehingga ketika pemerintah daerah atau lembaga dan kementrian mengajukan formasi PNS, pihaknya tahu data kebutuhan data.
"Dengan sistem digital, kita tahu formasi kebutuhan PNS, tahu mana yang dibutuhkan penempatan PNS di setiap instansi," katanya.