INDUSTRY.co.id, Jakarta - Country Brand Manager Shopee Indonesia, Rezky Yanuar mengatakan bahwa ia melihat ada permasalahan kenapa produk lokal masih belum kompetitif dibanding produk luar di market place. Pasalnya 90% produk yang dijual di market place masih didominasi produk-produk luar negeri.

Ia mengatakan, setidaknya ada beberapa hal yang harus dibenahi agar produk lokal bisa kompetitif di industri digital. Sebab bagaimanapun industri digital mengalami perkembangan yang sangat pesat belakangan ini.

"Potensi produk lokal itu ada masalah dari awal masalah pemasarannya belum stabil jadi ada beberapa hal yang lihat misalnya, personalnya, SDM-nya dan standar harus ditingkatkan," ujar Rezky di Jakarta, Selasa (27/3).

Ia menambahkan, produk lokal sebenarnya bisa bersaing dan lebih kompetitif. Namun perlu adanya sentuhan lebih, terutama dalam hal kualitas. Selain itu harus memiliki menajemen SDM yang baik.

Beberapa masalah tersebut yang membuat kontribusi produk lokal masih belum maksimal. Karena itu Shopee menurut dia dari awal sudah memasang komitmen untuk meningkatkan kontribusi produk lokal tersebut.

"Kontribusi produk lokal permasalahan di pemasaran," tambah dia.

Terbukti melalui flatform Kreasi Nusantara Shopee membuka peluang produk lokal untuk bisa merambah dunia digital. Sebab dengan membuka peluang tersebut diharapkan usaha mikro kecil menengah (UMKM) bisa tumbuh dan bersaing dengan produk luar negeri.

Saat ini melalui flatform tersebut menurut dia, dari 850.000 seller di Shopee 70% sudah didominasi UKM. Karena itu platform tersebut perlu terus dilanjutkan untuk mengangkat produk lokal di dunia digital.