Kebijakan Cina dan Implementasi Pajak Ekspor Diprediksi Bakal Tekan Harga CPO

Oleh : Abraham Sihombing | Selasa, 27 Maret 2018 - 14:30 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Rencana Cina untuk mengenakan tarif hingga US$3 miliar bagi berbagai produk yang diimpor dari Amerika Serikat (AS) sebagai balasan terhadap pengenaan tarif produk baja dan aluminium Cina yang diekspor ke AS diperkirakan bakal menekan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO).

“Harga acuan CPO juga diprediksi bakal tertekan oleh rencana otoritas Bursa Malaysia yang akan memberlakukan pajak ekspor sebesar 5% mulai April mendatang,” ujar Arie Nurhadi, analis riset PT Monex Investindo Futures, di Jakarta, Selasa (27/03/2018).

Arie mengemukakan, harga CPO pada perdagangan Senin (26/03/2018) kemarin ditutup naik ke posisi RM2.434 per ton dibandingkan pada sesi perdagangan sebelumnya. Kenaikan harga tersebut ditopang oleh sentimen positif terhadap proyeksi kenaikan permintaan ekspor CPO pada Maret ini.

“Kenaikan harga CPO kemarin ternyata tidak terpengaruh oleh penurunan harga minyak mentah global akibat munculnya ketegangan antara Arab Saudi dengan Iran,” tukas Arie.

Menurut Arie, harga CPO pada Selasa (27/03/2018) ini tercatat sebesar RM2.420 per ton, atau lebih rendah dibandingkan harga pada penutupan perdagangan kemarin.

“Kendati demikian, harga CPO hari ini masih berpotensi menguat dengan titik resistensi di harga RM2.436 per ton dan di titik support di harga RM2.411 per ton,” pungkas Arie. (Abraham Sihombing)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Waketum KADIN Shinta Sukamdani, Menperin Agus Gumiwang, Ketua Apindo Haryadi Sukamdani

Sabtu, 06 Juni 2020 - 00:15 WIB

Kabar Gembira...Menperin Agus Bakal Gelontorkan Stimulus Modal Kerja untuk Pulihkan Industri Manufaktur

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bertekad untuk terus mengupayakan pemulihan sektor industri manufaktur di dalam negeri yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Produsen Batubara

Jumat, 05 Juni 2020 - 22:31 WIB

Industri Batubara Lesu Akibat Pasar Menyusut Terpapar Covid-19

Minimnya pergerakan ekonomi membuat industri batubara turut mengalami kelesuan dikarenakan menurunnya permintaan pasar terutama yang datangnya dari India dan Tiongkok.

Contoh proyek PT PP Persisi

Jumat, 05 Juni 2020 - 22:10 WIB

Cetak Laba Rp1,2 triliun, PT PP Gelontorkan Dividen Tunai 22,5 %

PT Pembangunan Perumaha (Persero) Tbk (PTPP) berhasil catatkan kinerja positif perusahaan untuk pendapatan usaha tahun buku 2019 sebesar Rp24,65 triliun dengan laba bersih yang perseroan mencapai…

Tokok Pakaian GAP (ist)

Jumat, 05 Juni 2020 - 22:03 WIB

Enggak Kuat Merugi hingga Rp13,1 Triliun, GAP Inc Terpaksa Tutup Toko

Perusahaan fashion GAP Inc, pada Kamis (5/6/2020) melaporkan kerugian yang dialaminya hingga 43% dalam penjualan kuartal I 2020 yang mencapai Rp13,1 triliun. Kerugian besar yang dialam

Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (kiri) dan Direktur BCA Erwan Yuris. (Doc:BCA)

Jumat, 05 Juni 2020 - 21:12 WIB

Bikin Salut, Grup BCA Salurkan Donasi ke PERSI

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai institusi keuangan yang senantiasa di sisi masyarakat berkomitmen untuk terus mendukung berbagai tindakan penanganan COVID-19.