Fasilitas Industri Logistik Dorong Peningkatan Daya Saing

Oleh : Hariyanto | Jumat, 23 Maret 2018 - 14:33 WIB

Ilustrasi Logistik di Indonesia (Foto:supplychainindonesia)
Ilustrasi Logistik di Indonesia (Foto:supplychainindonesia)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus berupaya mendorong peningkatan daya saing perdagangan nasional dan pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan mengoptimalkan peranan fasilitas industri logistik di dalam negeri.

Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BPPP) Kementerian Perdagangan, Kasan mengatakan pentingnya sektor logistik terlihat dari penempatan sektor tersebut sebagai salah satu dari enam area reformasi kebijakan yang dituangkan dalam 15 Paket Kebijakan Ekonomi.

"Dari seluruh Paket Kebijakan Ekonomi tersebut, terdapat tiga paket yaitu Paket ke-2, ke-9 dan ke-15 yang secara langsung ditujukan untuk perbaikan logistik nasional dalam rangka mendukung daya saing Indonesia," kata Kasan dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (22/3/2018)

Salah satu upaya BPPP untuk meningkatkan daya saing tersebut dengan menyelenggarakan diseminasi hasil pengkajian dan pengembangan sektor perdagangan dengan tema "Peran Logistik Nasional dalam Mendukung Daya Saing Ekspor dan Stabilitas Harga Pangan".

Kasan menjelaskan BPPP telah melakukan sejumlah kajian terkait peran fasilitas logistik untuk meningkatkan kinerja perdagangan, antara lain dengan melihat peran Pusat Logistik Berikat (PLB) dan Sistem Resi Gudang (SRG).

BPPP telah melakukan kajian evaluasi manfaat pusat logistik berikat dalam rangka mendukung daya saing industri nasional dan kajian implementasi SRG komoditas perkebunan khusususnya kopi.

"Kedua hasil kajian ini diharapkan akan memberikan gambaran tentang PLB dan SRG sebagai fasilitas logistik yang dapat mendukung daya saing perdagangan dan stabilitas harga produk pertanian dan perkebunan," jelas Kasan.

Berdasarkan hasil kajian, keberadaan PLB secara umum mampu meningkatkan kinerja logistik nasional karena memberikan perbaikan dari sisi biaya dan waktu logistik. Khususnya dalam hal pengiriman bahan baku pemasok ke gudang PLB, pengiriman barang dari gudang PLB ke pelaku usaha, dan waktu penyimpanan bahan baku.

Oleh karena itu, Kemendag akan terus mendorong penggunaan fasilitas PLB bagi pelaku usaha, terutama untuk meningkatkan kinerja industri berorientasi ekspor.

Sementara itu, untuk mendukung stabilisasi harga produk pertanian dan perkebunan, pemanfaatan SRG komoditas kopi juga harus terus didorong sebagai fasilitas yang menguntungkan petani.

Hasil kajian menunjukkan penyimpanan kopi, khususnya jenis arabica selama sebulan setelah panen raya, akan lebih menguntungkan petani dibandingkan menjual langsung pada saat panen.

Sebagai upaya optimalisasi pemasaran komoditas kopi, Kemendag juga akan mendorong pengintegrasian SRG dengan jalur pemasaran khusus ekspor serta pasar lelang.

Pada kesempatan yang sama Inspektur Jenderal Kemendag, Srie Agustina menambahkan, logistik sangat penting dalam mendukung stabilitas harga pangan dan kinerja ekspor. Untuk itu pemerintah akan terus mencari terobosan baru untuk meningkatkan kinerja sistem logistik nasional yang selaras dengan pembangunan fasilitas pendukung logistik.

Selain itu, dukungan dari semua pihak juga diperlukan agar kinerja logistik Indonesia semakin hari semakin efisien, murah, dan mampu bersaing dengan negara tetangga.

"Kami berharap dalam forum ini lahir rekomendasi kebijakan komprehensif untuk perbaikan sektor logistik hasil pemikiran bersama instansi pemerintah, pelaku usaha, dan perguruan tinggi," tutup Srie.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO),

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:16 WIB

Layanan Spesialisasi Dorong Pertumbuhan Kinerja SILO

PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO), anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) di sektor layanan kesehatan, berkomitmen untuk terus mengembangkan industri kesehatan di Indonesia melalui…

BUMN Berhasil Kurangi 21% Impor Amonium Nitrat melalui Pengoperasian PT KAN

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:09 WIB

Dorong Hilirisasi, BUMN Berhasil Kurangi 21% Impor Amonium Nitrat melalui Pengoperasian PT KAN

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan PabrikAmonium Nitrat BUMN pertama di Indonesia, PT Kaltim Amonium Nitrat (KAN), di kawasan Kaltim Industrial Estate (KIE) di Bontang, Kalimantan…

Garuda indonesia

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:26 WIB

Maskapai GIA Group Menang Ditingkat Banding Atas Gugatan Greyflag Entities

Langkah perbaikan kinerja usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk melalui payung hukum restrukturisasi terus diperkuat pasca Pengadilan Tingkat Banding Paris menolak permohonan banding yang…

IT Active Watch Curve WR01

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:13 WIB

IT Perkenalkan Produk Smartwatch Bidik Penggemar Gaya Hidup Aktif

Erajaya Active Lifestyle (ERAL) melalui private label IT (Immersive Tech) memperkenalkan IT Active Watch Curve WR01, produk perdana dari kategori smartwatch.

Ilustrasi Bitcoin

Kamis, 29 Februari 2024 - 10:20 WIB

Harga Bitcoin Mencapai $64.000 untuk Pertama Kalinya Sejak November 2021

Harga bitcoin (BTC) mencapai $64.000 pada hari Rabu (28/2/2024), untukĀ  pertama kalinya BTC berada level tersebut sejak puncak pasar bullish terakhir pada November 2021.