INDUSTRY.co.id - Jakarta - Google baru-baru ini telah meluncurkan sebuah fitur baru, yaitu “Rute Khusus Motor,” untuk membantu pengendara sepeda motor berlalu lintas di seluruh Indonesia melalui Google Maps.

Advertisement

Selama ini belum ada mode navigasi khusus bagi pengendara sepeda motor. Padahal volume pengendara motor di Indonesia terbilang banyak. Hampir semua orang mempunyai dan membutuhkan sepeda motor. Bahkan, jumlah sepeda motor di jalanan Indonesia 7 kali lebih banyak daripada mobil.

Sepeda motor memiliki kebutuhan yang spesifik. Pengendara motor dapat mengambil rute-rute yang tidak dapat dilalui mobil seperti jalan sempit dan gang. Ada juga jalan tertentu yang tidak dapat dilalui sepeda motor, misalnya jalan tol. Sepeda motor juga sering kali melaju dengan kecepatan yang berbeda daripada mobil. Sebelumnya, pengendara motor biasa memperkirakan waktu tiba di tujuan dengan mengombinasikan rute jalan kaki dan rute mobil.

Advertisement

Fitur “Rute Khusus Motor” dapat membantu dengan memberikan informasi waktu perjalanan yang lebih akurat (menggunakan model machine learning berdasarkan kecepatan sepeda motor), lalu adanya rute khusus yang mencakup jalan pintas dan jalan sempit bagi sepeda motor tanpa melalui jalan tol.

Google Maps berencana membuka dukungan API API untuk siapa pun yang bergerak di bidang pengangkutan barang atau layanan, seperti perusahaan transportasi online dan ekspedisi.

Advertisement

"Kami ingin memberikan pengalaman yang paling cocok dengan situasi setempat dan paling sesuai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal. Fitur khusus untuk sepeda motor merupakan fitur yang paling banyak diminta oleh masyarakat Indonesia. Kami mendengarkan masukan Anda—dan kini kami dengan senang hati menawarkan fitur baru ini, yang semoga dapat sedikit mempermudah masyarakat untuk bepergian dengan sepeda motor di Indonesia,” ungkap Dane Glasgow selaku Vice President Product Management Google Maps.

Sebelumnya, Google Maps telah memiliki sejumlah fitur untuk membantu masyarakat Indonesia saat bepergian, yakni Google Maps telah bekerjasama dengan layanan transportasi online populer (seperti GO-JEK, Grab, dan Uber) sehingga pengguna dapat dengan mudah mencari ojek atau taksi saat membutuhkannya pada tahun 2016. Google Maps juga telah menambahkan informasi real-time untuk KRL Commuter Line dan Google Maps telah mencantumkan info bus real-time untuk bus Transjakarta sejak 2016 lalu dan pada tahun 2018 ini Google Maps meluncurkan fitur baru yang dapat membantu pengguna transportasi umum agar tidak melewatkan tempat perhentiannya. Pengguna di Indonesia tidak perlu khawatir melewatkan perhentian karena Google Maps akan mengirimkan notifikasi jika sudah saatnya turun.

Advertisement

Fitur-fitur bermanfaat seperti ini merupakan salah satu alasan tingkat penggunaan Google Maps naik dua kali lipat selama tahun lalu.